Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Varian Flu Subclade K Masuk RI

Ilustrasi-screnshot-

BELAKANGAN ini publik mulai memperbincangkan kemunculan varian flu baru yang disebut-sebut sebagai Influenza A(H3N2) subclade K.

--------------

MESKI varian ini sudah resmi terdeteksi masuk ke Indonesia, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau warga agar tidak terpancing kepanikan.  Pemerintah menegaskan bahwa sejauh ini, tingkat keganasan atau keparahan dari subclade K tidak lebih tinggi dibandingkan dengan virus flu musiman yang selama ini beredar.

Gejala Sama dengan Flu Biasa

Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, menjelaskan bahwa masyarakat tidak perlu membayangkan gejala yang aneh-aneh.   Berdasarkan pantauan klinis dan data dari WHO, pasien yang terpapar varian ini umumnya merasakan keluhan klasik.

“Gejalanya serupa dengan flu pada umumnya. Ada demam, batuk, pilek, hingga nyeri tenggorokan dan sakit kepala,” ungkap dr. Prima dalam pernyataan resminya di Jakarta, Kamis 1 Januari 2026.

Ia menambahkan, meski varian ini tergolong baru pertama kali diidentifikasi oleh CDC Amerika Serikat pada Agustus 2025 lalu karakternya tetaplah virus influenza A(H3) yang gejalanya masih sangat bisa ditangani secara medis.

Perlindungan Terbaik Masih Vaksinasi

Meski kondisinya terkendali, Kemenkes tidak ingin masyarakat lengah, terutama bagi kelompok yang memiliki imunitas rendah. 

Anak-anak dan perempuan tercatat menjadi kelompok yang paling banyak terdeteksi terpapar varian ini di Indonesia.  Langkah pencegahan yang paling disarankan tetaplah menjaga daya tahan tubuh dan melakukan vaksinasi influenza tahunan. 

Vaksin yang tersedia saat ini diklaim masih sangat ampuh untuk mencegah kondisi fatal atau risiko rawat inap.

“Kalau merasa badan mulai tidak enak atau muncul gejala flu, sebaiknya istirahat di rumah dulu. Pakai masker dan terapkan etika batuk yang benar. Jika dalam tiga hari kondisi tidak membaik, jangan ragu untuk segera ke puskesmas atau dokter terdekat,” tutupnya.***

 

Tag
Share