Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Karantina Babel Gelar Public Hearing

Karantina Babel Gelar Public Hearing.-Tim-

Perkuat Transformasi Harmonisasi dan Sinergi Hilirisasi Ekspor

PANGKALPINANG - Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Bangka Belitung (Karantina Babel) menggelar Public Hearing bertajuk “Bangun Kedaulatan Pangan Melalui Harmonisasi dan Sinergi Sistem Perkarantinaan di Border Bersama Stakeholder” pada Selasa (16/12).

Forum strategis ini mempertemukan pemerintah daerah, instansi pusat, pelaku usaha, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat sinergitas bersama melalui sistem perkarantinaan dan menciptakan hilirisasi komoditas unggulan Babel. 

Kepala Barantin melalui Deputi Karantina Hewan, Sriyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah berbasis pertanian dan perikanan melalui program Go Ekspor.

"Kami adalah garda terdepan dalam melindungi sumber daya hayati negeri ini dari ancaman luar. Selain itu juga memastikan bahwa komoditas unggulan bangka belitung seperti lada, ikan, udang, dan produk pertanian lainnya dapat bersaing di pasar global dengan jaminan kesehatan, mutu, dan keamanan," terang Sriyanto.

Peningkatan ekspor komoditas pertanian dan perikanan dari Bangka Belitung dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa daerah ini memiliki kekuatan besar. Pada 2025, Bangka Belitung berhasil mengekspor lima komoditas unggulan utama. Dari sektor perikanan beberapa diantaranya meliputi kerapu, kakap, cumi-cumi, ikan manyung, dan ikan sebelah.

Sementara pada sektor pertanian terdapat lada biji, daun Ketapang, RBD Palm Stearin, Palm Kernel Expeller ( PKE) serta RBD palm olien. Dilihat dari nilai ekonominya, total ekspor Bangka Belitung telah mencapai Rp1,447 Triliun. Sebuah capaian yang menunjukkan kekuatan dan daya saing Bangka Belitung di pasar global. Sriyanto menambahkan, hingga November 2025 tercatat 65.039 sertifikasi karantina baik untuk ekspor maupun antar area.

Angka ini menunjukan peningkatan lalu lintas sebesar 33,28% dari tahun 2024. Capaian PNBP 2025 juga naik menjadi Rp 1,439 M atau 8,11% lebih tinggi dari tahun sebelumnya yaitu Rp 1,331 M. "Angka-angka ini bukan sekadar statistik, tetapi refleksi nyata dari kerja keras, komitmen, dan sinergi semua pihak," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, hadir Perwakilan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung,Tarmin. Ia menyampaikan bahwa hilirisasi merupakan wujud nyata komitmen bersama untuk memperkuat daya saing komoditas daerah di Negara tujuan.

Pemerintah daerah pasti mendukung strategi yang mempercepat pertumbuhan industri lokal berbasis komoditas unggulan dalam upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Potensi pertanian dan perikanan Bangka Belitung, namun nilai tambah baru dapat dirasakan apabila kita mampu memperkuat hilirisasi. elalui forum ini, kami berharap tercipta harmonisasi dan sinergi untuk memperkuat kolaborasi yang solid antara pemerintah, pelaku usaha, dan lembaga terkait, sehingga produk kita bisa lebih berdaya saing dan mampu menembus pasar global dengan target pertumbuhan ekonomi 8 % dan sukseskan program asta cita Presiden RI,” ujarnya. 

Kepala Balai Karantina Babel, Herwintarti, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pemangku kepentingan yang hadir. Public Hearing hari ini membuktikan bahwa sinergi adalah fondasi utama dalam memperkuat hilirisasi dan perkarantinaan.Ia menegaskan Karantina Babel berkomitmen memberikan layanan prima, menjaga keamanan hayati, serta mendukung pengembangan komoditas unggulan agar semakin kompetitif di pasar internasional. 

"Melalui aksi harmonisasi dan sinergi untuk bangun hilirisasi komoditas asli Babel Go Ekspor, Karantina Babel siap mendampingi kesesuaian persyaratan kesehatan dari negara tujuan melalui sistem perkarantinaan digital untuk kedaulatan pangan dan kemandirian Babel," tegasnya.

Sebagai bentuk penghargaan atas sinergi dan dukungan yang telah terjalin, Barantin bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan apresiasi kepada instansi terkait seperti Bea Cukai Tanjungpandan, Bea Cukai Pangkalpinang, serta tiga mitra terbaik yakni CV Selamat Jaya, PT Sumber Hatcheri Bangka (PT. SHB) dan CV Laris Jaya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan