Kolong: Cermin Duka Toska
Editor: Budi Rahmad
|
Kamis , 06 Nov 2025 - 20:45
Deza Arlian-Dok Pribadi-
Puisi-Puisi Deza Arlian
Kulit bumi yang terkoyak, ditelanjangi kerakusan
Menyisakan ceruk luka yang menganga
Tempat di mana mimpi para kuli tertimbun
Bersama serpihan timah yang sirna
Kini, luka itu tergenang
Air mata zaman meresap, membiru
Menjadi nirwana artifisial
Sebuah telaga toska di atas pilu
Besi-besi tua berkarat, membisu di tepian
Saksi bisu dari denyut yang terhenti
Di dasarnya, hutan purba mungkin terbaring
Menunggu direnggut sekali lagi
Inilah kolong, Tuan