Gelar Bulan Bahasa, SMANSER Datangkan Guru Besar
Gelar Bulan Bahasa, SMANSER Datangkan Guru Besar.-Tim-
Dalam rangka memeriahkan Bulan Bahasa, SMA Negeri 1 Merawang (SMANSER) menyelenggarakan gelar wicara bertajuk literasi. Tak tanggung-tanggung, sekolah yang berlokasi di Desa Baturusa, Kecamatan Merawang ini mengundang guru besar dari IAIN SAS Bangka Belitung sebagai narasumber utama.
Dalam paparannya, Prof Rusydi Sulaiman menjelaskan tentang pentingnya literasi bagi para siswa. Tak hanya membaca, menurutnya literasi juga mencakup kegiatan menulis. Ia memotivasi para siswa untuk mulai membiasakan aktivitas menulis.
Dekan FDKI IAIN SAS Bangka Belitung ini mengatakan bahwa menulis merupakan salah satu cara penting untuk mengembangkan potensi diri. Menulis hal-hal kecil yang ada di sekitar siswa, merupakan cara paling sederhana untuk mulai menulis. Pendiri Madania Center Babel ini juga menegaskan bahwa generasi muda perlu memiliki kesadaran literasi termasuk literasi digital. Digitalisasi yang melanda dunia hari ini harus dapat membawa berkah bagi Indonesia, bukan sebaliknya membawa petaka.
Kepala SMA Negeri 1 Merawang, Sunandar mengungkapkan bahwa momen bulan bahasa yang jatuh pada bulan Oktober rutin diselenggarakan pihaknya untuk menggali potensi siswa. Tahun ini, pihaknya sengaja mengundang pihak eskternal sebagai bentuk realisasi dari pembelajaran mendalam yang menjadi pendekatan utama dalam kurikulum saat ini. Pembelajaran mendalam mengarahkan sekolah untuk berkolaborasi dengan berbagai stakeholder dalam proses pembelajaran.
Ia mengatakan, selain menggelar talkshow, sekolah juga melaksanakan berbagai perlombaan di bidang kebahasaan dan kesastraan. Rangkaian kegiatan tersebut digelar selama dua hari, 29-30 Oktober dengan mengusung tema “Merakit Aksara, Mendulang Karya”.
"Gelaran Bulan Bahasa merupakan kesempatan bagi kami untuk melihat potensi murid-murid kami agar nantinya dapat terus diasah sehingga bisa terus mengembangkan diri baik di tingkat lokal maupun nasional," kata Sunandar di sela-sela acara.
Ia menjelaskan ada delapan cabang lomba yang digelar pada Bulan Bahasa tahun ini. Kedelapan lomba tersebut adalah lomba baca puisi, cipta puisi, menulis cerpen, monolog, bercerita dengan bahasa Bangka, desain poster, debat, dan speech contest.
Selain mengundang narasumber eksternal, gelar wicara juga menghadirkan narasumber internal dari kalangan guru. Ratusan siswa SMANSER mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias. Keseruan berlangsung hingga akhir acara saat para pemenang lomba diumumkan. (ae)