TPP ASN Bangka Tengah 2026 Dikurangi
TPP ASN Bangka Tengah 2026 Dikurangi.-Antara-
KOBA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, menyesuaikan alokasi tambahan penghasilan pegawai (TPP) aparatur sipil negara (ASN) dari semula 14 bulan menjadi 12,5 bulan pada 2026.
Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda di Koba, Selasa, mengatakan penyesuaian itu dilakukan seiring dengan berkurangnya kemampuan fiskal daerah tahun depan.
“Belanja daerah dalam rancangan APBD 2026 disepakati sebesar Rp866,1 miliar atau turun 12,52 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp990 miliar,” kata Efrianda.
Ia menjelaskan, penyesuaian belanja dilakukan karena adanya penurunan target penerimaan daerah. Dengan demikian, belanja daerah difokuskan pada pelayanan dasar publik, belanja wajib mengikat, dan prioritas lainnya.
Menurut dia, belanja operasional dan belanja modal tahun 2026 disepakati sebesar Rp762,7 miliar atau turun 12,05 persen dibandingkan APBD 2025 sebesar Rp867,1 miliar. “Alokasi belanja tersebut mencakup penyesuaian program dan kegiatan seluruh perangkat daerah, termasuk pengurangan TPP ASN dari 14 bulan menjadi 12,5 bulan,” ujarnya.
Efrianda menegaskan penyesuaian itu bukan bentuk pemotongan TPP, melainkan strategi penyesuaian anggaran agar keuangan daerah tetap seimbang.
TPP kata dia tetap berjalan, hanya disiasati pada momen seperti pemberian THR dan gaji ke-13 yang dikurangi sebagian. Namun jika pendapatan asli daerah meningkat, penyesuaian ini tidak akan dilakukan. “Yang penting kita bekerja keras dulu, nanti kita lihat kondisi keuangan daerah di 2026,” kata Efrianda. (ant)