Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Whoosh Diusut KPK

Kereta Api Cepat-screnshot-

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan proses penyelidikan dugaan korupsi dalam proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) terus berlangsung dan belum menyentuh tahap penetapan tersangka.

------------

JURU Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, lembaganya kini masih berfokus mengumpulkan keterangan untuk memastikan unsur pidana dalam proyek strategis nasional tersebut.

“Ini masih di tahap penyelidikan, ya. Jadi masih fokus untuk mencari keterangan-keterangan terkait unsur-unsur dugaan tindak pidana korupsi dan peristiwa dugaan tindak pidananya,” ujar Budi.

Budi menegaskan bahwa sejauh ini penyelidikan masih terus berjalan, lancar dan tanpa hambatan berarti

“Ini masih terus berprogres, diawali sejak awal tahun, dan tentunya masih terus berjalan. Kita sama-sama tunggu perkembangannya, dan mari kita kawal,” tambahnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki data atau informasi pendukung agar melapor langsung ke KPK.

“Kami terus menyampaikan kepada masyarakat, siapa saja yang memiliki informasi yang bisa mendukung penanganan perkara ini, silakan menyampaikannya ke KPK,” kata Budi.

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu sebelumnya membenarkan bahwa penyelidikan kasus dugaan mark up proyek Whoosh sudah berjalan sejak awal 2025.

“Saat ini sudah pada tahap penyelidikan,” kata Asep pada Senin (27/10/2025).

Namun, ia tidak menjelaskan secara detail kapan penyelidikan dimulai dan siapa saja pihak yang telah dimintai keterangan. Proses tersebut dilakukan secara tertutup, sebagaimana lazimnya tahap penyelidikan di KPK.

Perbedaan Biaya 

Isu dugaan penggelembungan dana proyek Whoosh sempat disinggung oleh mantan Menko Polhukam Mahfud MD.

Dalam salah satu unggahan di kanal YouTube miliknya, Mahfud mengungkap adanya perbedaan signifikan dalam perhitungan biaya pembangunan per kilometer antara versi Indonesia dan China.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan