Pemkot Bertekad Jadi Kota Kerukunan Umat Beragama
Pemkot Bertekad Jadi Kota Kerukunan Umat Beragama.-Antara-
PANGKALPINANG- Pemerintah Kota Pangkalpinang bertekad menjadikan Pangkalpinang sebagai kota kerukunan umat beragama, karena tidak adanya konflik antarumat beragama di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Alhamdulillah, hingga saat ini kerukunan umat beragama terjaga baik dan kondusif," kata Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Pangkalpinang Ahmad Subekti, di Pangkalpinang, Minggu.
Ia mengatakan pada momentum HUT Ke-268 Kota Pangkalpinang tahun ini, Pemkot Pangkalpinang terus memperkuat kerukunan umat beragama sehingga dapat menjadi contoh dalam menjaga kerukunan antarumat beragama di Indonesia khususnya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. "Belum pernah terjadi perselisihan maupun konflik antaragama di daerah ini," katanya.
Ia menyatakan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mayoritas dihuni oleh suku Melayu beragama Islam, selanjutnya Buddha, Kristen, Konghucu, dan Hindu.
Berdasarkan data yang ada, masyarakat Kepulauan Babel beragama Islam 90,47 persen, Buddha 4,05 persen, Kristen 3,39 persen, Konghucu 1,96 persen, Hindu 0,08 persen, dan kepercayaan 0,05 persen. "Dalam menjaga kerukunan antarumat beragama, kami bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) terus menjaga dan membina umat beragama ini," katanya.
Ia berharap semua pihak bersama-sama menjaga kerukunan di Kepulauan Bangka Belitung khususnya Kota Pangkalpinang ini agar masyarakatnya terus rukun, toleran, dan harmonis. (ant)