Kantor Bahasa Babel Gelar Bengkel Sastra Penulisan Cerpen bagi 40 Siswa SMA Se-Pangkalpinang
Pembukaan Bengkel Sastra Penulisan Cepern-Budi Rahmad-
KORANBABELPOS.ID, PANGKALPINANG - Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggelar Bengkel Sastra Penulisan Cerpen bagi siswa SMA se-Pangkalpinang. Kegiatan ini berlangsung mulai Kamis 17 Juli 20025 hingga Jumat 18 Juli 2025, di Hotel Grand Safran.
Sebanyak 40 siswa yang merupakan perwakilan sekolah masing-masing akan mendapat materi ruang dan latihan penulisan cerita pendek. Dua nara sumber dihadirkan dalam kegiatan ini yakni, Satrawan Indonesia, Yanusa Nugroho dan Budayawan Babel Ian Sancin.
Kepala Kantor Bahasa Babel, Muhammad Irsan, S.S., M.Hum. mengatakan bahwa kegiatan bengkel sastra sebagai bentuk dukungan kebijakan kementerian pendidikan dasar dan menengah dalam pembangunan generasi muda yang berpengetahuan, terampil rendah hati, melalui penguatan literasi.
BACA JUGA:Kantor Bahasa Babel Gelar Bimtek Pengajar Utama RBD di Belitung dan Belitung Timur
"Bengkel sastra merupakan upaya dalam memberi ruang dan wadah bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat dalam sastra serta meningkatkan apresiasi terhadap karya sastra," kata Irsan saat pembukaan kegiatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bangka Belitung yang dibacakan oleh Analis Kebijakan Drs. Rusman, M.Si. menyampaikan apresiasi kepada Kantor Bahasa Babel yang telah memberikan kontribusi dalam pengembangan generasi muda melalui bengkel sastra.
"Melalui bengkel sastra penulisan cerpen semoga dapat memberikan respon positif bagi generasi muda pecinta sastra untuk dapat mengepresikan diri, meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis cerpen dan apresiasi terhadap karya sastra," kata Rusman.
BACA JUGA:Kemah Cerpen Kantor Bahasa Babel; Sebuah Terobosan Positif untuk Dunia Literasi
Rusman juga menyebutkan bahwa salah satu elaborasi dari tujuan bengkel sastra adalah membentuk karakter dan kepribadian, proses menulis cerpen melibatkan pengembangan karakter, pemahaman nilai-nilai moral, dan pembentukan kepribadian positif.
"Bengkel Sastra dapat membantu siswa nilai-nilai empati, toleransi, dan tanggung jawab," pungkasnya.
BACA JUGA:Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung Verifikasi 600 Kosakata Bahasa Melayu Belitung