Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Pemkot Pangkalpinang Optimalkan PAD

Pemkot Pangkalpinang Optimalkan PAD.-Antara-

 

"Kita tidak ada rencana menaikkan tarif PBB, tarif sampah maupun parkir. Yang kita lakukan adalah optimalisasi pendapatan dari sektor-sektor yang sudah ada," katanya.

 

Saparudin menyebutkan capaian PAD Kota Pangkalpinang saat ini menjadi yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Meski demikian, masih diperlukan peningkatan sekitar Rp24 miliar agar dapat mencapai median nasional.

 

Selain itu, pemerintah kota juga mulai memperoleh tambahan pendapatan dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Pada 2025, perusahaan tersebut membukukan laba sekitar Rp4 miliar sehingga pemerintah daerah diperkirakan menerima bagi hasil keuntungan sekitar Rp600 juta atau 15 persen dari total laba.

 

Ia mengatakan keterbatasan anggaran akibat hilangnya transfer pusat berdampak signifikan terhadap belanja modal daerah yang kini berada di bawah lima persen dari total anggaran.

 

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi tantangan karena belanja modal sangat dibutuhkan untuk pembangunan serta pemeliharaan infrastruktur.

 

"Selama ini banyak program infrastruktur bergantung pada dukungan dana transfer pusat. Kami berharap kalau memang ada pengurangan dana transfer, jangan langsung 100 persen dipotong, tetapi dilakukan secara bertahap supaya daerah tetap bisa menyesuaikan," katanya.

 

Untuk menjaga keberlangsungan program pemerintahan, Pemkot Pangkalpinang memilih melakukan efisiensi belanja, salah satunya melalui pemangkasan anggaran perjalanan dinas.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan