Babel Minta Program MBG Dilanjutkan
Babel Minta Program MBG Dilanjutkan.-Tim-
Bagi Nova, MBG bukan hanya soal makanan yang dibagikan setiap hari. Program itu menjadi sumber penghasilan yang membantu menjaga stabilitas ekonomi keluarganya di tengah berbagai tantangan hidup.
Cerita serupa datang dari Takbir, seorang pekerja berusia 56 tahun yang sehari-hari bertugas mencuci ompreng atau wadah makan yang digunakan dalam distribusi makanan bergizi. Di usia yang tidak lagi muda, ia mengaku bersyukur masih diberi kesempatan bekerja.
"Alhamdulillah, saya masih bisa dipekerjakan walaupun hanya sebagai pencuci ompreng. Dengan bekerja ini, saya masih bisa menghidupi keluarga," katanya.
Bagi Takbir, pekerjaan tersebut bukan sekadar rutinitas harian. Kesempatan itu memberinya ruang untuk tetap produktif dan menjaga martabat sebagai kepala keluarga.
Koordinator aksi Aliansi Program Merah Putih Bangka Belitung, Defry, menegaskan bahwa aksi damai yang digelar bukan bertujuan menolak evaluasi. Sebaliknya, mereka mendukung pemerintah melakukan pembenahan menyeluruh terhadap pelaksanaan program.
Menurutnya, yang perlu diperbaiki adalah tata kelola dan pengawasan agar tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan program untuk kepentingan pribadi.
"Tujuan kami mendukung Program Makan Bergizi Gratis karena kami menilai program ini baik dan bermanfaat. Yang menjadi persoalan bukan programnya, tetapi jika ada oknum yang memanfaatkan program ini untuk kepentingan pribadi atau melakukan tindakan korupsi," ujar Defry.
Ia menegaskan bahwa dukungan yang diberikan bukan dukungan tanpa kritik. Evaluasi tetap diperlukan agar berbagai persoalan yang pernah muncul dapat diselesaikan dan tidak terulang kembali. "Program yang berpihak kepada rakyat kecil harus tetap dilanjutkan, tetapi evaluasi tetap diperlukan agar tidak mengorbankan masyarakat yang selama ini menerima manfaat," katanya.