Dosen Unmuh Babel PkM di SMP Negeri 1 Simpang Rimba
Dosen Unmuh Babel PkM di SMP Negeri 1 Simpang Rimba.-Babel Pos-
PANGKALPINANG – Dosen dari Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel), yaitu Dr. Diah Rina Miftakhi, S.Psi., M.Pd. dan Erika Fitri Wardani, M.Pd, menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang terintegrasi dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di SMP Negeri 1 Simpang Rimba, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan.
Kegiatan ini mengusung tema “Edukasi Dan Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Sejak Dini Untuk Meningkatkan Kesadaran Siswa Terhadap Bahaya Narkoba Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Di Desa Simpang Rimba Bangka Selatan” Paparan materi yang disampaikan antara lain tentang edukasi pencegahan narkoba, bahaya penggunaan tato pada anggota tubuh, dan bullying di kalangan remaja.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta didik SMP Negeri 1 Simpang Rimba dengan sangat antusias. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 04 November 2025. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelajar tentang bahaya narkoba, risiko kesehatan akibat penggunaan tato, serta pentingnya membangun budaya anti-bullying di lingkungan sekolah.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini berkolaborasi dengan Medyharto, S.Psi., M.M, dari Pekerja Sosial Madya UPTD PSBS Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, SMP Negeri 1 Simpang Rimba dan mahasiswa Unmuh Babel yang sedang melaksanakan KKN di Desa Simpang Rimba.
Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, mahasiswa, sekolah dan masyarakat dalam membentuk generasi muda yang sehat dan berkarakter.
Dalam penyampaian materinya, Diah Rina Miftakhi menekankan tentang penyalahgunaan narkoba serta menyoroti dampak sosial dan psikologis dari perilaku bullying di lingkungan sekolah yang dapat merusak masa depan remaja. “Penyalahgunaan narkoba bisa menghancurkan masa depan generasi muda. Karena itu, anak-anak perlu memahami sejak dini bahaya narkoba dan cara menolak ajakan negative tersebut. Selanjutnya terkait dengan bullying, bullying tidak hanya melukai fisik, tetapi juga mental korban. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua siswa.
Edukasi seperti ini merupakan langkah kecil namun sangat berarti dalam membangun generasi tangguh.” ungkapnya.
Sementara itu, Erika Fitri Wardani, memberikan materi tentang bahaya penggunaan tato di usia remaja, terutama risiko kesehatan akibat tinta dan alat yang tidak steril. “Banyak remaja yang tertarik pada tato tanpa memahami risikonya. Penggunaan tato yang tidak aman dapat menyebabkan infeksi kulit, penularan penyakit, dan berdampak pada citra diri,” jelas Erika.
Dalam sesi materi selanjutnya, Bapak Medyharto juga menyampaikan paparan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Ia menjelaskan dampak fisik dan sosial dari penggunaan narkotika di kalangan remaja. “Narkoba dapat merusak masa depan generasi muda. Anak-anak perlu diajarkan cara menolak ajakan buruk dan memilih pergaulan yang sehat,” tegasnya. Kepala SMP Negeri 1 Simpang Rimba, Bapak Syamsiar, S.Ag, menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak Unmuh Babel, mahasiswa Unmuh Babel yang sedang melaksanakan KKN di Desa Simpang Rimba dan seluruh kolaborator kegiatan.
“Kegiatan ini sangat positif dan memberikan pencerahan bagi siswa. Kami berharap kegiatan pengabdian seperti ini dapat terus dilakukan untuk memperkuat pembinaan karakter di SMP Negeri 1 Simpang Rimba,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang Pengabdian Masyarakat yang terintegrasi KKN.
Melalui kegiatan seperti ini, dosen dan mahasiswa turut berperan langsung dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama di bidang pendidikan dan sosial serta memberi dampak edukatif yang langsung dirasakan siswa dan Masyarakat.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat terintegrasi KKN ini, Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan karakter generasi muda di daerah, khususnya Desa Simpang Rimba Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan. (bbp)