Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Balai Karantina Babel Siap Dukung MBG

Balai Karantina Babel Siap Dukung MBG.-Tim-

PANGKALPINANG -  Peringatan Hari Karantina Ke- 148 Tahun 2025 di Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berlangsung semarak di Kantor Satuan Pelayanan Karantina Pelabuhan Pangkal Balam, Pangkalpinang, Jumat (10/10/2025) pagi. 

Kegiatan ini salah satunya juga dirangkaikan  dengan senam bersama sekaligus pemeriksaan kesehatan hewan gratis.

Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, drh.Herwintarti, disela-sela kegiatan menjelaskan bahwa Badan Karantina Indonesia (Barantin) tepat pada 10 Oktober 2025 genap berusia148 tahun. Melalui momentum ini diharapkan dapat semakin menguatkan sinergi, komitmen dan harmonisasi bersama seluruh lintas sektoral untuk bersama-sama menjaga negeri tercinta.

Sebab komitmen yang dilaksanakan secara bersama-sama sangat penting untuk mengawal program asta cita nasional yakni salah satunya mewujudkan kemandirian pangan melalui hilirisasi serta mendukung program daerah khususnya Bangka Belitung Babel di dalam mengakselerasi komoditas-komoditas unggulannya sehingga semakin mampu memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi secara regional maupun nasional.

Ia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang selama ini juga telah mendukung di dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Bangka Belitung. Sebab institusi ini tidak akan dapat mencapai titik optimal jika tanpa didukung dengan partisipasi aktif oleh seluruh lintas sektoral yang ada di Babel ini untuk terlibat di dalam sistem perkarantinaan.

Karena sistem perkaratinaan yang dibangun ini tidak hanya untuk menjadi alat pertahanan negara tetapi juga menjadi fasilitator perdagangan nasional maupun internasional.

drh.Herwintarti memastikan bahwa Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Bangka Belitung khususnya siap memperbaiki dan terus berbenah untuk meningkatkan sistem layanan karantina di seluruh sistem pengawasan dan pencegahan yang dilakukan di perbatasan (Border) Karantina yang ada di Babel yakni melalui penguatan sumberdaya manusia, revitalisasi laboratorium, dan digitalisasi sistem. "Dengan ketiga pilar ini tentunya akan menjadi penguatan di dalam mensukseskan tugas dan fungsi karantina yang ada di Babel," ujarnya. 

Ia juga menyebut bahwa Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Bangka Belitung turut mendukung program nasional Makan Bergizi Nasional ( MBG) sebagai program prioritas dari Asta Cita Presiden Prabowo- Gibran untuk membangun kemasyarakatan menuju generasi Indonesia emas 2045.

Balai Karantina akan pastikan melalui pejabat karantina di seluruh wilayah satuan pelayanan pelabuhan udara, laut penyeberangan, bahwa untuk komoditas lalu lintas baik hewan, ikan dan tumbuhan yang masuk ataupun keluar melalui wilayah Babel apalagi dalam rangka mendorong MBG, maka kami siap menjamin baik kesehatannya dan kelayakan mutu, sehingga pada saat di proses dan dikonsumsi oleh siswa penerima manfaat MBG, maka produk tersebut terjamin sehat serta memiliki kualitas yang higienis, sanitasi yang baik sesuai standar gizi nasional.

"Kewenangan kami adalah di Border Karantina, sehingga artinya kita  bisa memastikan bahwa sebelum diedarkan di wilayah Babel, maka komoditas tersebut wajib periksa untuk produk ikan, hewan maupun tumbuhan yang sehat dan layak di distribusikan di konsumsi," tegas Herwintarti.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Babel, Erwin Krisnawinata yang juga ditemui dikesempatan yang sama, juga menilai bahwa tugas dan fungsi yang dijalankan oleh Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Bangka Belitung terkait erat dengan pertanian, karena utamanya di dalam penyelenggaraan pertanian tentunya banyak sekali standar operasional yang menghubungkan dengan karantina.

Erwin juga berterimakasih, sebab salah satu tugas pokok telah dilaksanakan Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Bangka Belitung, yang paling tidak selama ini juga sudah memberikan bantuan pada sektor pertanian sekaligus dalam rangka memastikan produk yang beredar di Babel terjamin dalam hal kualitas, kuantitas maupun penerapan aturan-aturan yang ada 

Sedangkan untuk mensukseskan Program MBG, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Babel juga akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, karena memang MBG yang berjalan masih di tahap awal, sehingga masih perlu banyak disosialialiasikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penyelenggara.

Erwin juga menilai bahwa ditahap awal ini pelaksanaan program ini, karena memang para sumberdaya manusia SPPG itu belum seutuhnya menerima apa-apa saja aturan atau standar yang harus berlaku dan harus ditaati.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan