Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Menata Pendidikan Islam, Menjemput Zaman

Hariyanto.-Dok Pribadi-

Dalam perspektif kebijakan publik, langkah ini dapat dibaca sebagai bentuk institutional engineering—rekayasa kelembagaan untuk meningkatkan efektivitas dan ketepatan intervensi negara. Namun, keberhasilan langkah ini sangat bergantung pada kemampuan menjaga koordinasi lintas direktorat agar tidak terjadi fragmentasi kebijakan.

 

//Integrasi Ilmu

Masalah klasik pendidikan Islam adalah dikotomi ilmu. Selama bertahun-tahun, ilmu agama dan ilmu umum berjalan dalam dua jalur yang terpisah. Arah baru yang dirumuskan Kemenag mencoba mengakhiri dikotomi ini.

 

Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno dalam berbagai forum tahun 2025 menegaskan pentingnya integrasi ilmu sebagai fondasi pengembangan pendidikan Islam. Ilmu agama dan sains tidak lagi diposisikan sebagai dua kutub yang berseberangan, melainkan sebagai dua dimensi yang saling melengkapi dalam membangun peradaban.

 

Pendekatan ini bukan tanpa dasar historis. Tradisi keilmuan Islam klasik telah lama menunjukkan integrasi tersebut. Namun, dalam konteks modern, integrasi ini harus diterjemahkan dalam desain kurikulum, metode pembelajaran, dan orientasi riset yang lebih konkret.

 

Integrasi ilmu menjadi penting bukan hanya untuk alasan akademik, tetapi juga untuk menjawab kebutuhan zaman. Dunia kerja, perkembangan teknologi, dan dinamika sosial menuntut lulusan yang tidak hanya memahami nilai, tetapi juga menguasai kompetensi.

 

//Mutu Kampus

Perubahan paling konkret terlihat pada pendidikan tinggi keagamaan Islam. Dalam forum kebijakan tahun 2026, Dirjen Pendidikan Islam memaparkan sejumlah arah strategis untuk akselerasi mutu PTKI. Di antaranya adalah pengembangan program double degree, jalur percepatan (fast track), serta diferensiasi program studi ke dalam jalur akademik, profesi, dan vokasi.

 

Langkah ini menunjukkan bahwa PTKI tidak lagi diposisikan sebagai lembaga pendidikan alternatif, tetapi sebagai bagian dari sistem pendidikan tinggi nasional yang kompetitif. Targetnya jelas: lulusan PTKI harus mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan