Ramadan, Kejujuran, dan Hipokrisi Dunia Kerja
Editor: Budi Rahmad
|
Selasa , 03 Mar 2026 - 20:41
Sigit Eliyadi.-Dok Pribadi-
Pada akhirnya, pertanyaan reflektif kembali kepada diri kita masing-masing: apakah kita jujur hanya saat berpuasa, atau juga saat menjalankan amanah pekerjaan?
Jawabannya tidak memerlukan retorika panjang, melainkan keberanian untuk bercermin. Di situlah Ramadan menemukan makna terdalamnya: bukan semata pada kemampuan menahan lapar dan dahaga, tetapi pada keteguhan menjaga kejujuran, bahkan ketika tidak ada yang melihat.(sumber kemenag.go.id dengan judul yang sama)