Tes Kemampuan Akademik, Ikhtiar untuk Penilaian yang Terstandar
Opini Al-Mahfud.-Dok Pribadi-
TKA sebagai sebuah program tentu butuh kerja sama lintas sektor agar berjalan dengan baik dan efektif, sehingga memberikan dampak positif dalam meningkatkan mutu pendidikan. Di sinilah, kerja sama dan sinergi tersebut dibangun melalui pendekatan kolaratif dalam teknis penyusunan instrumen TKA. Untuk TKA tingkat SMA/SMK, soal dibuat oleh Kementerian, sedangkan untuk TKA jenjang SD dan SMP, soal dibuat pemerintah pusat dengan berkolaborasi dengan pemerintah daerah.
Kolaborasi tersebut penting dilakukan agar soal-soal TKA tidak hanya dari pusat, namun juga lahir dari dialog yang berasal dari berbagai perspektif, termasuk pertimbangan-pertimbangan tertentu dalam konteks daerah.
Di samping dapat memperluas perspektif pusat terhadap konteks daerah dalam menyusun instrumen TKA, kolaborasi ini juga bisa bisa menguatkan rasa kebersamaan antara pusat dan daerah dalam merancang dan bersama-sama menyukseskan program. TKA menjadi bentuk ikhtiar untuk membangun suatu penilaian yang objektif dan terstandar, sekaligus melengkapi dan menyempurnakan sistem dan mutu evaluasi pendidikan di Indonesia. **
Al-Mahfud, bergiat di Paradigma Institute dan aktif menulis topik-topik pendidikan di berbagai platform media.