Pentingnya Kata Sandi Kuat: Tameng Utama di Era Keuangan Digital
Imam Zulfian-Dok Pribadi-
Lalu, bagaimana cara membuat kata sandi yang benar-benar kuat untuk akun bank, e-wallet, atau akun penting lainnya? Beberapa langkah sederhana namun bermakna dapat dilakukan. Pertama, jangan pakai kata sandi yang terlalu pendek. Usahakan minimal 12 karakter: semakin panjang, maka makin sulit ditebak, karena kombinasi yang mungkin sangat banyak. Studi dari Kaspersky tahun 2024 menyatakan bahwa kombinasi kata sandi 8 karakter yang hanya terdiri dari huruf kecil mungkin bisa dipecahkan dalam hitungan menit hingga jam.
Kedua, jangan cuma pakai huruf atau angka saja. Gabungkan huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol (seperti $, @, #, %, !, atau &). Kombinasi ini akan membuat kata sandi kita jauh lebih rumit dan tak terduga. Selanjutnya, hindari menggunakan informasi pribadi yang mudah ditebak, misalnya tanggal lahir anak, nama panggilan, atau nama jalan rumah.
Penjahat siber sering memakai cara social engineering untuk mendapatkan informasi ini dan mencoba keberuntungan mereka. Terakhir, daripada hanya satu kata, cobalah memakai frasa unik yang mudah kita ingat tapi sulit ditebak orang lain. Contohnya: "Sistem@Pembayaran%Aman2025 , akan jauh lebih kuat karena mengandung panjang, variasi karakter, dan elemen yang personal namun tidak mudah ditebak.
Selain trik membuat kata sandi kuat, penting juga untuk tidak pernah memakai kata sandi yang sama untuk semua akun kita. Ini merupakan kesalahan umum masyarakat yang fatal dan masih sering terjadi. Bayangkan jika kunci rumah sama dengan kunci mobil dan kunci kantor.
Jika satu kunci jatuh ke tangan yang salah, semua aset akan terancam. Begitu pula dengan kata sandi digital. Dengan variasi kata sandi, jika satu akun bobol, akun yang lain tetap aman karena menggunakan kata sandi yang berbeda.
Terkadang tantangan memiliki kata sandi yang banyak adalah kemampuan mengingat dan menatausahakannya, namun jangan khawatir. Terdapat solusi praktis yaitu menggunakan aplikasi pengelola kata sandi (password manager) seperti LastPass, 1Password, atau Bitwarden. Aplikasi ini bisa menyimpan semua kata sandi kita dengan aman dalam satu "brankas" digital yang terenkripsi, dan bahkan bisa membantu kita membuat kata sandi yang kuat secara otomatis.
Hal lainnya yang sangat krusial adalah, jangan lupa aktifkan Verifikasi Dua Langkah (2FA) di setiap akun yang mendukungnya. Fitur ini menambahkan lapisan keamanan ekstra. Setelah memasukkan kata sandi, kita akan diminta kode verifikasi yang dikirim ke ponsel atau melalui aplikasi authenticator tertentu. Bahkan jika penjahat siber berhasil mengetahui kata sandi kita, mereka masih tidak bisa masuk tanpa kode 2FA tersebut.