Cerpen Rusmin Sopian: Bukan Perempuan Biasa
ilustrasi literasi--
"Ternyata, Fatimah bukan wanita biasa," desisnya sembari bergegas masuk ke dalam mobilnya dan meninggalkan rumah Fatimah dengan dibaluti jiwa yang teramat kecewa.
BACA JUGA:Cerpen Dwi Asiva, SMPN 2 Tempilang: Semanget Perang Ketupat de Atei Urang Mudek
Dari kejauhan mata Fatimah memandang kepergian pak bos juragan ikan dengan mata yang berbinar.
Ada setangkup kebahagian yang mengalir dalam tubuhnya. Setidaknya narasi yang berkembang di udara bebas di warga kampung telah terjawab.
Ingin rasanya dia mengabarkan kepada semua warga Kampung dengan segera. Ya, dengan segera ingin dia kabarkan bahwa dia bukan perempuan biasa. Dia adalah perempuan istimewa.
Ya, perempuan istimewa. Bukan perempuan biasa.
Toboali, Minggu 20 April 2025
RUSMIN SOPIAN adalah Ketua Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca ( GPMB) Kabupaten Bangka Selatan. Cerpennya tersebar di berbagai media lokal dan luar Bangka Belitung. Saat ini tinggal di Toboali Bangka Selatan bersama istri dan dua putrinya yang cantik dan kakek seorang cucu yang bernama Nayyara Aghnia Yuna.