Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Kunto Aji Memulai Era Kuda Hitam

Kunto Aji Memulai Era Kuda Hitam.-Screenshot-

Melalui lirik dalam bERANI, Kunto Aji menempatkan dirinya bukan sebagai pengamat ataupun narator, melainkan sebagai sosok orang pertama yang sedang berjanji. Janji untuk tetap berdiri di sisi orang yang dicintainya, sekaligus menerima tanggung jawab yang datang bersama pilihan tersebut.

 

bERANI mengusung pendekatan yang lebih organik dengan nuansa musik ala MTV 2000-an awal. Pendekatan tersebut menghadirkan energi yang bergerak maju tanpa ragu, sejalan dengan pesan yang dibawa lagu ini.

 

Adapun bERANI tidak hadir untuk menawarkan jawaban yang pasti. Sebaliknya, lagu ini lahir sebagai jawaban di tengah ketidakpastian itu sendiri: memilih untuk tetap melangkah meski tidak semua hal bisa dikendalikan.

 

Lewat bERANI, Kunto Aji tidak lagi berbicara dari ruang refleksi yang jauh, melainkan dari kehidupan yang sedang dijalani sendiri. Kali ini, dia memilih untuk berdiri di tengah berbagai ketidakpastian dan meresponsnya secara langsung melalui musik.

 

Sebagai single pembuka dari Kuda Hitam, bERANI menjadi pintu masuk menuju semesta yang tengah dipersiapkan Kunto Aji melalui album keempatnya.

 

Kuda Hitam akan melanjutkan perjalanan musikalnya melalui sudut pandang yang berbeda: merayakan hal-hal yang selama ini kerap dianggap biasa, sekaligus menemukan makna di dalamnya.

 

"Buat saya, ‘bERANI’ adalah pengingat untuk tetap hadir menjalani hidup, menjaga orang-orang yang kita sayangi, dan menemukan ruang untuk bersenang-senang di tengah semua itu. Akan selalu ada cobaan, enggak semua hal bisa kita kendalikan. Tapi selama kita masih bisa berjalan bersama, saya rasa kita masih punya alasan untuk berani,” ungkap Kunto Aji.

 

Menandai dimulainya perjalanan menuju Kuda Hitam, single bERANI dari Kunto Aji sudah dapat didengarkan di seluruh digital streaming platform. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan