Diperiksa Polisi Terkait Hanania Group
Diperiksa Polisi Terkait Hanania Group.-screenshot-
Sebagai gantinya, pihak Hanania Group memberikan perjalanan umrah kepada pasangan tersebut, termasuk anak sematawayangnya, Arash.
Akan tetapi saat itu, Thariq mengajak rombongan lainnya, total ada delapan orang dengan membayar secara mandiri senilai Rp 170 juta.
"Ada delapan orang yang berangkat, itu malah kami yang bayar. Okelah katakanlah kami ini berangkat dalam tanda kutip ada yang gratis. Cuma malah kami yang tetap bayar. Nah pembayaran dari Thariq pun ini enggak sedikit. Kami telah membayar kepada Hanania ini itu mencapai hampir Ro 170 juta, Rp 160 juta sekian, itu di luar biaya-biaya di sana untuk makan, bayar mutawif, dan lain sebagainya," kata Sangun Ragahdo.
"Meskipun memang kami mendapat benefit, dalam artian karena ada timbal baliknya, timbal baliknya pada saat itu cuma story, postingan story, feeds, itu sudah selesai. Ya sudahlah itu semua mereka berangkat itu dari tanggal 8 sampai 15 kalau enggak salah Desember," sambungnya.
Sebelum berangkat, kata Ragahdo, kliennya sudah mencoba mencari tahu soal kredibilitas travel tersebut.
Thariq Halilintar pun yakin untuk mengambil tawaran pekerjaan itu setelah melakukan pengecekan.
"Apakah merupakan travel yang kredibel, travel yang memiliki kapabilitas untuk memberangkatkan orang yang baik, apakah namanya baik, dan lain sebagainya. Dan memang pada saat itu di bulan November setelah dicek, ini memang travel yang bagus," tuturnya.
"Bagus dalam artian telah memberangkatkan banyak orang, ada event-event untuk para jemaah dan lain sebagainya. Sehingga pekerjaan ini diterima oleh Thariq," sambungnya.