Kegiatan Tahun Baru yang Bermakna
Rudiyanto.-Dok Pribadi-
Oleh: Rudiyanto, S.Pd.,Gr
Guru Pendidikan Agama Islam dan Penulis Bangka Selatan
Tahun baru masehi tahun 2026 jatuh pada hari Kamis, tanggal 1 Januari 2026 mendatang. Fenomena-fenomena perayaan tahun baru masehi pada tahun-tahun sebelumnya cenderung diisi dengan kegiatan-kegiatan yang kurang bermakna dan berdampak. Kegiatan tahun baru masehi yang selama ini dilakukan oleh masyarakat Indonesia seperti konser, pesta kembang api dan kegiatan-kegiatan yang sifatnya uforia secara berlebihan serta kurang bermanfaat.
Disisi lain, beberapa daerah di Indonesia saat ini sedang mengalami beberapa musibah dan bencana seperti banjir dan tanah longsor yang terjadi diberbagai daerah yaitu aceh, sumatera barat, sumatera utara dan lain sebagainya. Bencana tersebut memakan ribuan korban jiwa dan meninggalkan trauma berat bagi masyarakat terdampak. Sudah saatnya bangsa Indonesia menunjukkan rasa empati atau ikut merasakan apa yang dirasakan oleh oleh saudara-saudara kita yang terkena bencana.
Oleh karena itu, tahun baru masehi 2026 ini hendaknya dapat diisi dengan kegiatan-kegiatan yang bermakna dan berdampak bagi masyarakat dan bangsa. Menurut hemat penulis, beberapa ide kegiatan tahun baru yang bermakna dan memberikan dampak positif antara lain adalah sebagai berikut:
1. Donasi Korban Bencana
Beberapa daerah di Indonesia yang terdampak bencana seperti aceh, sumatera barat, sumatera utara dan lainnya sangat membutuhkan empati dan uluran tangan kita. Oleh karena itu, sebagai aksi nyata dari kepedualian kita terhadap korban bencana, maka momentum tahun baru 2026 ini hendaknya dapat dijadikan sebagai sarana untuk menggalang donasi bagi saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan
2. Tabligh Akbar dan Do'a Bersama