Kelakuan Prihantini dan Rifaldy Fajar, Diduga Curi Riset Orang Lain
Bermodal Riset Palsu dan Plagiat. -screnshot-
“Saya Prihantini dengan segala kerendahan hati saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan dari semua berita-berita yang tersebar diberbagai media sosial saat ini,” ungkapnya dalam video tersebut.
“Saya izin untuk mengakui bahwa atas nama Ayuni Kumala Safira tidak terlibat apapun dalam permasalahan baik itu karya, abstrak ataupun poster yang telah beredar di media sosial ini. Nama Ayuni Kemala Safira tidak ada sangkut paut ataupun tahu menau terkait dengan karya ini dan semua yang tersebar di sosial media," sambungnya.
Rifaldy Fajar Menghilang
Dalam dugaan riset palsu, ibunda Rifaldy, Elfiana Syafruddin juga turut dicatutkan namanya. Sayangnya, Rifaldy Fajar tidak muncul ke publik. Alumnus UNY itu belum memberikan pernyataan mengenai pencatutan nama sang ibunda dalam dugaan riset palsu yang dilakukan bersama rekannya.
Di sisi lain, Elfiana Syafruddin telah mengakui bahwa sang anak menyatutkan namanya.
Bahkan pihak Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyalı Bulukumba (UMB) pada 29 Mei lalu telah memberikan pernyataan agar Rifaldy untuk segera mempertanggung jawabkan perbuatannya. UMB sendiri mengungkapkan keseriusannya untuk menyelesaikan masalah ini dan telah mengeluarkan somasi terbuka terhadap Rifaldy.
Pihak UMB juga menyampaikan jika Rifaldy tidak datang langsung ke Bulukumba untuk melakukan klarifikasi resmi dan mempertanggungjawabkan perbuatannya, maka pihak LPPM UMB tidak akan ragu untuk segera mengambil langkah hukum dan melaporkan kasus pemalsuan serta pencemaran nema baik ini ke pihak kepolisian.***