Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Mojtaba Khamenei, Putra Ali Khamenei, Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

Mojtaba Khamenei-screnshot-

MAJELIS Pakar Iran secara resmi mengumumkan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, menggantikan posisi yang selama ini dipegang oleh ayahnya, Ali Khamenei.

--------------

PENGUMUMAN tersebut disampaikan pada Senin pagi, 9 Maret 2026 ketika situasi geopolitik kawasan Timur Tengah tengah memanas.  Salah satunya termasuk ketegangan dengan Israel yang secara terbuka menyatakan akan menargetkan setiap penerus pemimpin Iran.

Penunjukan Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi diumumkan melalui pernyataan resmi Assembly of Experts, lembaga yang memiliki kewenangan memilih pemimpin tertinggi Republik Islam.  Keputusan ini muncul beberapa hari setelah laporan media internasional menyebut bahwa badan tersebut telah memilih Mojtaba di tengah tekanan dari Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).

Bagi pengamat politik Iran, penunjukan tersebut menandai kemunculan resmi tokoh yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu figur paling berpengaruh di balik layar pemerintahan Teheran.

Sosok Mojtaba Khamenei 

Selama beberapa dekade, Mojtaba Khamenei jarang tampil di ruang publik. Namun di balik layar, ia disebut memiliki jaringan hubungan yang kuat di kalangan elite politik, militer, dan lembaga keamanan Iran.  Sebagai putra kedua dari Ali Khamenei, Mojtaba sejak lama dianggap sebagai satu-satunya anggota keluarga yang memiliki ambisi politik yang jelas.

Sementara saudara-saudaranya relatif tidak aktif dalam struktur kekuasaan negara.  Lahir pada 1969 di Mashhad, Mojtaba mengenyam pendidikan di Alavi High School di Tehran, salah satu sekolah elit yang banyak melahirkan tokoh penting Republik Islam.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia melanjutkan studi agama di Teheran sebelum pindah ke Qom, pusat pendidikan keagamaan utama Iran.  Di sana, Mojtaba menempuh pendidikan seminari dan dalam beberapa tahun terakhir diketahui mengajar dars-e kharij, tingkat tertinggi dalam studi yurisprudensi Islam yang menjadi syarat untuk mencapai status mujtahid.

Keluarga Mojtaba Khamenei

Dalam kehidupan pribadi, Mojtaba menikah dengan Zahra Haddad-Adel, putri dari mantan ketua parlemen Iran Gholam-Ali Haddad-Adel. Pasangan ini memiliki tiga anak.  Tragedi keluarga sempat terjadi ketika Zahra dan salah satu anak mereka dilaporkan tewas dalam serangan yang terjadi pada 28 Februari di kediaman Ali Khamenei.

Karena kehidupannya yang sangat tertutup dan berada di bawah pengamanan ketat, informasi resmi mengenai aktivitas Mojtaba selama ini relatif terbatas.

Faksi Konservatif Iran

Secara ideologis, Mojtaba dikenal dekat dengan ulama garis keras Mohammad-Taqi Mesbah-Yazdi, yang selama hidupnya menjadi tokoh penting di balik ideologi kelompok ultrakonservatif Iran.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan