Jelang Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Tekanan Bagi Timnas Indonesia
Timnas Indonesia.-screnshot-
Performa Timnas Indonesia
Timnas Indonesia memang belum sepenuhnya meyakinkan di uji coba terakhir. Meski menang atas Chinese Taipei, performa melawan Lebanon menimbulkan tanda tanya besar. Banyak pihak yang memahami bahwa pelatih baru belum punya cukup waktu untuk membangun ritme permainan yang kuat.
Namun, dengan ekspektasi publik yang tinggi setelah keberhasilan lolos ke babak ketiga, kritik tentu tak bisa dihindari.
Pergantian pelatih di tengah jalan juga menjadi sorotan.
"Jika akhirnya Indonesia gagal, tentu akan muncul pertanyaan, untuk apa mengganti pelatih jika hasilnya tetap sama?," lanjutnya.
Selain itu, isu lain seperti pembatasan jumlah suporter Indonesia yang bisa hadir langsung di stadion juga memengaruhi psikologis tim. Suporter diaspora Indonesia di Timur Tengah terkenal aktif, dan pembatasan ini bisa dianggap sebagai taktik non-teknis lain yang merugikan mental tim.
Keamanan tim juga menjadi perhatian tersendiri. Ada kekhawatiran soal akomodasi, pelayanan, hingga perlakuan yang bisa saja memengaruhi fokus dan kenyamanan pemain.
Melawan Arab Saudi dan Irak bukan sekadar laga sepak bola biasa.
Ini adalah pertempuran penuh tekanan, baik di dalam maupun di luar lapangan.***