GAWAT! Israel Duduki Siprus
Posisi Pulai Milik Siprus.-screnshot-
2. Krisis Yudisial (2023):
Ketika reformasi sistem hukum Israel memicu demo besar-besaran, ribuan warga mulai membeli rumah di luar negeri, dan Siprus jadi pelarian favorit karena hanya 40 menit dari Tel Aviv.
3. Perang & Serangan Balasan (2023–2025):
Setelah tragedi 7 Oktober dan serangan rudal Iran ke Tel Aviv dan Haifa, lebih dari 12.000 warga Israel tercatat mencari perlindungan di pusat-pusat komunitas Chabad di Siprus dalam waktu hanya 10 hari.
Lonjakan Warga Israel sejak 2021:
Limassol: 1.154 properti (511 dengan sertifikat hak milik)
Paphos: 1.291 properti (867 sertifikat)
Larnaca: 1.406 properti (481 sertifikat), terutama dekat bandara dan sinagoga Chabad
Total hampir 4.000 properti kini dikuasai oleh warga Israel di Siprus bagian selatan.
Fenomena ini bukan hal baru. Pada Agustus 2023, media Israel Haaretz telah menerbitkan artikel berjudul:
“Israel Kedua? Warga Israel Membanjiri Siprus untuk Membeli Apa Saja yang Mereka Lihat”
Kini, kekhawatiran yang dulu hanya berupa analisis mulai terlihat nyata: demografi berubah, ekonomi terkonsentrasi, dan identitas nasional dipertanyakan.
Siprus di Persimpangan
Siprus dulunya dikenal sebagai tempat netral, aman, dan tenang di Mediterania.
Tapi kini, perubahan cepat yang dipicu eksodus warga Israel menciptakan ketegangan sosial-politik yang tak bisa diabaikan.