Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Bank DBS Indonesia Kembali Raih Penghargaan Bergengsi

--

QRIS menjadi fitur pelengkap dari sistem VA yang telah digunakan sebelumnya oleh BCP. Lebih lanjut, solusi API dari Bank DBS Indonesia yaitu DBS RAPID, telah diintegrasikan secara langsung ke dalam sistem Enterprise Resource Planning (ERP) milik BCP. Ini memungkinkan proses notifikasi dan rekonsiliasi dilakukan secara real-time. Selain itu, generator kode QRIS disematkan dalam aplikasi penagihan internal BCP yang berbasis mobile, sehingga dapat diakses dengan mudah oleh para kolektor di lapangan.

BACA JUGA:Bank DBS Indonesia dan ADB Kerja Sama Sediakan Pembiayaan Hijau Senilai USD 10 Juta

Solusi Digital untuk Investasi Berkelanjutan 

Sebagai mitra tepercaya dalam mendukung pertumbuhan berkelanjutan, Bank DBS Indonesia juga berperan sebagai satu-satunya penyedia layanan kustodian dan layanan agen pinjaman sindikasi. Atas peran tersebut, Bank berhasil meraih penghargaan sebagai Best Custody Specialist – Insurance serta Best Corporate Trust Mandate untuk proyek Renewable Energy (EV) dan Waste-to-Energy.

Penghargaan bergengsi di tingkat regional ini menjadi bukti nyata atas 56 tahun pengalaman dan keunggulan Bank DBS dalam pengelolaan aset, yang tercermin dari performa konsisten di seluruh jaringan cabang serta inovasi solusi keuangan yang diakui pasar. 

Sebagai Best Custody Specialist dalam kategori Insurance, Bank DBS Indonesia dipercaya sebagai penyedia layanan kustodi dan administrasi dana oleh perusahaan asuransi global, mencakup 18 dana asuransi jiwa dengan portofolio lintas kelas aset dan pasar. 

BACA JUGA:Disabilitas Bukan Halangan, Ini Kisah Inspiratif 3 Alumni DBS Bersiap dan DBS Foundation Coding Camp 2024

Layanan ini mencakup format instruksi perdagangan dan kas yang kompleks, serta integrasi sistem yang mulus dengan pusat pemrosesan global. Bank DBS Indonesia juga memanfaatkan teknologi dan keahlian internal untuk menyederhanakan dan memperpendek proses transfer aset.

Penghargaan Best Corporate Trust Mandate untuk kategori Renewable Energy (EV) diraih melalui kolaborasi antara Bank DBS, Asian Development Bank (ADB), dan Australian Climate Finance Partnership (ACFP). Melalui kerja sama ini, fasilitas pembiayaan hijau senilai USD 15 juta dipersiapkan untuk mempercepat pengembangan ekosistem mobilitas listrik di Indonesia.

Dana investasi tersebut akan disalurkan oleh PT TBS Energi Utama Tbk (TBS) melalui anak perusahaannya yang bergerak di bidang kendaraan listrik roda dua, PT Energi Kreasi Bersama (Electrum), dengan tujuan meningkatkan adopsi motor listrik dan memperluas jaringan infrastruktur penukaran baterai secara nasional. 

Bank DBS Indonesia juga meraih penghargaan Best Corporate Trust Mandate pada Waste-To-Energy. Bank DBS Indonesia ditunjuk sebagai satu-satunya penasihat keuangan dalam pembiayaan salah satu proyek hingga sebesar USD100 Juta. 

Selain itu, Bank DBS Indonesia juga mengambil peran sebagai Mandated Lead Arranger dan pemberi pinjaman dalam pengembangan pabrik Waste-to-energy (WTE) dengan target tanggal operasi komersial pada Oktober 2026. Selain menyediakan fasilitas pembiayaan, Bank DBS Indonesia juga memberikan layanan agen fasilitas dan agen jaminan atas kedua pinjaman tersebut.**

BACA JUGA:PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia Gandeng Bumi Baik untuk Tanam Pohon Trembesi di Waduk Brigif, Jagakarsa

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan