Baca Koran babelpos Online - Babelpos

DPRD Bangka Selatan Kawal Progres Problem Perbedaan Harga TBS Sawit

DPRD Bangka Selatan Kawal Progres Problem Perbedaan Harga TBS Sawit.-Antara-

TOBOALI - Ketua komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hendri meminta kepada dinas terkait untuk melakukan komunikasi dengan pihak perusahaan CPO dan pemerintah provinsi terkait perbedaan harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di daerah itu.

Ia mengatakan, perbedaan harga Tandan Buah Segar sawit yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan harga di pulau Sumatera menjadi keluhan dari para petani yang ada di Kabupaten Bangka Selatan. "Perbedaan harga TBS ini merupakan keluhan langsung dari para petani sawit di Bangka Selatan, mengingat biaya perawatan seperti pupuk yang semakin mahal," katanya di Toboali, Kamis.

Menurut ketua fraksi Demokrat ini, harga tandan buah segar sawit di beberapa perusahaan CPO di Bangka Selatan perhari ini Kamis (23/4) mengalami sedikit kenaikan jika dibandingkan dengan harga perhari kemarin.  "Data perhari ini harga tandan buah segar sawit seperti di PT BBSP dan PT TBJ di harga Rp3.000/kilogram, sedikit lebih mahal dibanding dengan tiga perusahaan CPO lainnya yang masih di harga yakni Rp2.900 an," ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan pembahasan dengan dinas terkait dan pengumpulan data, informasi serta kajian terkait dengan perbedaan harga tandan buah sawit yang menjadi keluhan para petani di Bangka Selatan.

Dengan berpedoman undang-undang nomor 19 tahun 2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani, peraturan menteri pertanian nomor 01/permentan/kb.120/1/2018 tentang pedoman penetapan harga pembelian TBS kelapa sawit produksi perkebunan, Pergub nomor 14 tahun 2019 tentang  pedoman penetapan harga pembelian TBS kelapa sawit dari pekebun, dan peraturan daerah Bangka Selatan nomor 2 tahun 2021 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani, nelayan dan pembudidaya ikan diharapkan ada peningkatan harga tanda buah segar sawit yang lebih signifikan.

"Bersama Komisi II DPRD Bangka Selatan kita akan terus kawal terkait dengan harga tandan buah segar sawit ini agar mengalami kenaikan yang signifikan, sehingga akan berdampak pada kesejahteraan petani kelapa sawit di Bangka Selatan," ujarnya. (ant)

 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan