Selain berfungsi membasmi tikus, hewan tersebut dipercaya dapat melindungi kapal sekaligus memastikan perjalanan pulang berlangsung dengan selamat.
Di Skotlandia, kedatangan seekor kucing hitam ke depan rumah dianggap sebagai pertanda datangnya rezeki. Sementara itu kalau di Inggris dan Irlandia, kucing hitam yang melintasi jalan justru dipercaya membawa keberuntungan, beda dengan mitos populer yang berkembang di negara lain.
4. Penelitian Menunjukkan Kucing Hitam Lebih Tahan terhadap Penyakit
Di balik mitos yang beredar, penelitian ilmiah justru menemukan keunikan pada kucing hitam. Peneliti dari National Institutes of Health (NIH) mengungkap bahwa mutasi genetik yang menghasilkan bulu hitam kemungkinan berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat terhadap sejumlah penyakit.
Mutasi gen tersebut diketahui memengaruhi mekanisme biologis yang serupa dengan gen yang berhubungan dengan resistansi terhadap HIV pada manusia.
Temuan ini membuka peluang bagi para ilmuwan untuk mempelajari bagaimana mekanisme tersebut dapat membantu penelitian penyakit pada manusia di masa mendatang.
5. Warna Bulunya Bisa Berubah Menjadi Kecokelatan
Tak banyak yang mengetahui bahwa bulu kucing hitam dapat berubah warna. Pada kucing tertentu yang membawa gen belang (tabby), paparan sinar matahari dalam waktu lama dapat memudarkan pigmen hitam sehingga bulunya tampak kecokelatan.
Bahkan, dalam kondisi tertentu, garis-garis tabby yang sebelumnya tersembunyi bisa mulai terlihat di permukaan bulu. Perubahan ini merupakan proses alami dan tidak menandakan adanya gangguan kesehatan.***