Ramadan: Laboratorium Pendidikan

Ramadan: Laboratorium Pendidikan

Selasa 24 Feb 2026 - 20:31 WIB
Oleh: Admin

Sedangkan makanan-makanan yang lainnya sudah tidak bisa lagi tertampung dalam perut kita. Hal ini juga dapat dijadikan sebagai gambaran keinginan kita terhadap harta benda, kita ingin mencari harta benda sebanyak-banyaknya, sehingga kadang segala cara digunakan, padahal Ketika kita meninggal nanti, cukuplah kain kafan yang akan dibawa.

 

Keempat, Ramadan sebagai laboratorium pendidikan yang lain yaitu, kepekaan dan kepedulian sosial, terutama kepada mereka yang membutuhkan. Dengan berpuasa kita merasakan lapar dan dahaga, sama seperti yang dirasakan oleh mereka yang dalam seharian belum mendapatkan makanan karena ketidakmampuan dalam harta. 

 

Dengan kita merasakan apa yang mereka rasakan, maka akan memunculkan rasa empati dan jiwa sosial yang tinggi. Di samping itu kita juga dianjurkan untuk memperbanyak sedekah di bulan Ramadan ini, bahkan dalam sebuah hadis diriwayatkan: Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka  baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad).

 

Ibadah puasa yang kita laksanakan selama satu bulan penuh ini, bukan hanya sekedar menahan lapar dan dahaga semata, melainkan kita dididik dan dilatih untuk menjadi pribadi yang lebih baik, di antaranya dengan membiasakan untuk disiplin, menahan amarah, mengekang hawa nafsu, memiliki rasa empati dan masih banyak lagi perilaku baik yang lainnya. 

 

Dan seharusnya hal tersebut dapat kita perbuat dan pertahankan bukan hanya di bulan Ramadan ini, melainkan di sebelas bulan yang lainnya. Jika sikap dan perilaku tersebut dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, 

Di bulan Ramadhan juga kompleks perubahan yang terjadi. 

 

Pengetahuan seseorang juga ditambah melalui kegiatan-kegiatan seperti pengisian rohani, kultum, pengajian dan sejenisnya. Keterampilan dan sikap juga dilatih untuk diperbaiki. Selain ibadah puasa yang melatih kesabaran, kepekaan hati dan kedermawanan juga tidak lepas untuk dididik di bulan Ramadan. 

 

Namun sekali lagi, selama bulan Ramadhan merupakan proses Pendidikan yang memiliki tujuan adanya kebiasaan yang baik. Ketercapaian tujuan pendidikan dapat terlihat setelah proses tersebut selesai yaitu setelah selesainya bulan Ramadhan. Selama bulan Ramadhan pula, umat muslim dididik untuk melakukan berbagai kebaikan. 

 

Melalui latihan yang berulang-ulang, diharapkan menjadi kebiasaan (habit) serta pembiasaan disiplin positif yang terbawa setelah selesainya bulan Ramadan secara berkelanjutan dengan penuh suka cita dan cinta karna mengharapkan Keridaan Allah SWT semata sehingga pada akhirnya akan terlihatlah keberhasilan tujuan pendidikan yang dilalui oleh seorang muslim selama mengikuti tarbiah di bulan Ramadan. 

Tags :
Kategori :

Terkait