KEKERINGAN ancam Pakistan pasca penembakan di Kashmir, di mana India mengancam akan menutup Bendungan Ramban.
------------------
BENDUNGAN Ramban adalah bendungan yang memiliki peranan penting dalam pengairan di wilayah Kashmir. Salah satu peranan penting bendungan ini adalah mengairi aliran sungai Indus yang melintasi Kashmir.
Salah satu petani Pakistan menyampaikan jika India menutup bendungan tersebut maka semua wilayah akan menjadi gurun Thar.
Ancaman India ini diungkapkannya pasca penyerangan yang terjadi oleh pihak militant di Kashmir beberapa waktu lalu yang menyebabkan meningkatkan suhu politik dua negara. Bahkan pihak India juga telah mengirimkan serta menyiagakan pasukan di wilayah tersebut.
Ancaman ini dikeluarjan oleh India untuk pertama kali, di mana dalam pembangunan bendungan ini terdapat dalam perjanjian Perjanjian Perairan Indus yang dimediasi oleh Bank Dunia, yang dimulai pada tahun 1960.
Dalam perjanjian tersebut diberukan jaminan bahwa 80 persen air akan mengalir untuk pertanian Pakistan.
Dalam perjanjian itu menyabutkan bahwa Pakistan secara kredibel dan tidak dapat ditarik kembali menolak dukungannya terhadap terorisme lintas batas.
India mengatakan dua dari tiga militan yang menyerang wisatawan dan menewaskan 26 orang di Kashmir berasal dari Pakistan.
Islamabad telah membantah peran apa pun dan mengatakan setiap upaya untuk menghentikan atau mengalihkan aliran air milik Pakistan, akan dianggap sebagai Tindakan Perang.
Perjanjian itu membagi Sungai Indus dan anak-anak sungainya di antara kedua negara yang memiliki senjata nuklir.
Pejabat pemerintah dan pakar di kedua belah pihak mengatakan India tidak dapat menghentikan aliran air dengan segera, karena perjanjian itu hanya mengizinkannya untuk membangun pembangkit listrik tenaga air tanpa penyimpanan atau bendungan yang signifikan di tiga sungai yang dialokasikan untuk Pakistan.
Namun, keadaan dapat mulai berubah dalam beberapa bulan dan pihak India mengumumkan ancamannya tersebut melalui salah satu menterinya.
"Kami akan memastikan tidak ada setetes air Sungai Indus yang sampai ke Pakistan," kata menteri sumber daya air India, Chandrakant Raghunath Paatil yang dilansir di akun media sosialnya.
Ia tidak menanggapi pertanyaan tentang kekhawatiran di Pakistan.