Stem Cell Terobosan Pengobatan Diabetes
Founder Klinik dr. Yanti Stem Cell, Dr. Yanti Khusmiran-screnshot-
PENGOBATAN pasien diabetes salah satunya kini semakin maju dengan metode stem cell.
-------------
TERAPI stem cell semakin mendapat perhatian sebagai salah satu pendekatan medis modern dalam penanganan berbagai penyakit degeneratif. Berbeda dengan pengobatan konvensional yang umumnya berfokus mengendalikan gejala penyakit, terapi stem cell diklaim bekerja pada sumber masalah dengan membantu proses regenerasi sel dan jaringan yang mengalami kerusakan.
Founder Klinik dr. Yanti Stem Cell, Dr. Yanti Khusmiran, menjelaskan bahwa konsep dasar terapi stem cell adalah memperbaiki organ yang mengalami gangguan fungsi melalui regenerasi sel.
"Yang kami obati bukan gejalanya, tetapi organ yang mengalami kerusakan. Karena pada dasarnya tubuh manusia terdiri dari sel. Sel membentuk jaringan, jaringan membentuk organ, dan organ yang bekerja bersama-sama menciptakan kehidupan yang sehat," ujarnya.
Dokter Yanti menjelaskan bahwa terapi stem cell memiliki potensi untuk membantu penanganan berbagai penyakit, terutama yang berkaitan dengan gangguan metabolisme seperti diabetes dan sejumlah penyakit degeneratif lainnya.
Menurutnya, pasien yang telah mengalami komplikasi akibat penyakit kronis umumnya memerlukan penanganan yang lebih kompleks dan biaya yang lebih besar dibandingkan pasien yang masih berada pada tahap awal penyakit.
Karena itu, pencegahan dan deteksi dini menjadi aspek yang sangat penting dalam menjaga kesehatan. Menanggapi pertanyaan mengenai penggunaan obat selama menjalani terapi stem cell, Dokter Yanti menjelaskan bahwa penanganan setiap pasien dilakukan berdasarkan kondisi masing-masing.
Evaluasi medis tetap diperlukan untuk menentukan kebutuhan terapi maupun penggunaan obat-obatan pendukung. Dalam kasus diabetes tipe 2, dr. Yanti menjelaskan bahwa fokus terapi adalah memperbaiki fungsi pankreas yang berperan memproduksi insulin.
"Kalau pankreas membaik, maka produksi insulin juga dapat kembali berjalan lebih baik. Karena itu kami melihat akar masalahnya ada pada organ yang mengalami kerusakan," ujarnya.
Sumber Stem Cell yang Digunakan
Ia juga menjelaskan bahwa stem cell yang digunakan berasal dari tubuh pasien sendiri (autologous stem cell). Menurutnya, terdapat beberapa sumber stem cell yang dapat dimanfaatkan, salah satunya berasal dari jaringan lemak tubuh yang diperoleh melalui prosedur medis tertentu.
Setelah diambil, sampel tersebut akan diproses di laboratorium khusus untuk mendapatkan sel yang dapat digunakan dalam terapi. Dokter Yanti mengatakan bahwa fasilitas laboratorium menjadi bagian penting dalam memastikan proses pengolahan stem cell dilakukan sesuai standar yang berlaku.
Terkait pemanfaatan teknologi stem cell di masyarakat, ia menegaskan bahwa terapi tersebut harus didasarkan pada indikasi medis yang jelas dan dilakukan dengan pendekatan ilmiah yang tepat. Karena itu, edukasi kepada masyarakat menjadi faktor penting agar masyarakat memahami manfaat, keterbatasan, serta tujuan penggunaan terapi stem cell.