Kompos Buatan Lapas Siap Bersaing
Kompos Buatan Lapas Siap Bersaing.-Agus Putra-
PANGKALPINANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang terus berinovasi dalam program pembinaan kemandirian yang produktif bagi warga binaan
Kali ini, institusi tersebut menjalin kerja sama strategis dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Green Soil Bangka Tengah untuk memproduksi kompos dan pembenah tanah yang siap bersaing di pasar. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut dilaksanakan pada Jumat (17/4/2026) dan disaksikan langsung oleh berbagai pihak terkait.
Kepala Lapas (Kalapas) Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata dalam memperkuat pembinaan berbasis ekonomi dan lingkungan. Uniknya, bahan dasar yang digunakan memanfaatkan limbah non-B3 berupa fly ash dari sisa pembakaran batu bara hasil kerja sama dengan PLTU 3 Bangka.
Limbah tersebut kemudian diolah menjadi produk yang bernilai guna tinggi. “PKS ini merupakan komitmen nyata kami untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian warga binaan. Sehingga hasil pembinaan mampu menghasilkan produk bernilai jual dan siap bersaing di pasar,” ujar Sugeng.
Ia menjelaskan, melalui sinergi dengan Green Soil, para warga binaan akan dibekali ilmu menyeluruh, mulai dari teknik pengolahan bahan, proses produksi, hingga strategi pemasaran produk. Sementara itu, Ketua UMKM Green Soil Bangka Tengah, Junaidi, menyambut baik kolaborasi ini.
Ia mengapresiasi kepercayaan yang diberikan dan optimistis kualitas produk yang dihasilkan nantinya akan sangat baik. “Kami optimistis produk kompos dan pembenah tanah hasil pembinaan ini memiliki kualitas yang mumpuni dan mampu menembus pasar masyarakat Kepulauan Bangka Belitung hingga luar daerah,” harap Junaidi.
Kegiatan ini turut disaksikan oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Kemenkumham Babel, Dian Artanto, Kapolsek Gerunggang, Ivan Donny, Camat Gerunggang, Richard Syam, serta awak media. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan program pembinaan di Lapas Pangkalpinang semakin produktif, memberikan keterampilan nyata bagi narapidana, serta menghasilkan produk unggulan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. (pas)