Mendapatkan THR Lewat Puasa Ramadan
Syamsul Bahri.-Dok Pribadi-
Oleh: Syamsul Bahri
Kepala MTs Al-Hidayah Toboali
Menjelang datangnya hari raya Idulfitri biasanya ada sebuah tradisi dalam masyarakat Indonesia. Tradisi yang sudah turun temurun itu adalah pemberian Tunjangan Hari raya (THR) saat hari raya atau lebaran. Tradisi yang dahulunya bersifat kerelaan dan hukumnya mubah, berangsur-angsur mengalami peningkatan makna.
Dari awalnya yang bersifat mubah, mulai bergeser menjadi sunah muakad dan bahkan sudah mendekati ke arah fardu ain. Bahkan sekarang pemberian THR ini sudah diatur oleh pemerintah. Akibat pergeseran itu membuat kebanyakan dari kita menjadi sibuk untuk mencari dana ketika Idulfitri menjelang. Terkadang ada perasaan tidak enak hati atau bahkan malu, ketika saat hari Idulfitri tidak memberikan THR kepada keluarga.
Efek dominonya adalah adanya usaha sekuat tenaga dari semua orang untuk mencari dana agar pemberian THR itu bisa terwujud. Terkadang orang rela banting tulang, peras keringat, pergi pagi pulang malam demi untuk memberikan THR tersebut. Ironisnya terkadang keluarga dan keuangan pribadi dikorbankan.
Sehingga tidak sedikit orang berani berhutang demi untuk memberi THR tersebut. Mungkin pepatah dari sebuah daerah bisa disematkan, “biar tekor asal kesohor” yang berarti walaupun merugi asalkan dikenal tidak apa-apa.
Terlepas dari THR yang sudah mentradisi di atas, ada lagi THR yang bisa kita dapatkan dalam bulan Ramadan ini. THR ini tidak berbentuk harta atau benda, namun THR ini akan membuat diri kita menjadi lebih baik lagi dan bahkan lebih mulia dari sebelumnya.
THR ini bisa kita dapatkan melalui pelaksanaan puasa. Karena sesungguhnya tujuan pelaksanaan puasa itu adalah untuk mendapatkan THR. Lalu apa saja THR yang kita dapatkan jika benar-benar melaksanakan puasa dengan sesungguhnya. Untuk lebih jelasnya mari kita simak tentang THR yang akan kita peroleh dari puasa berikut ini.