Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Puasa: Destruksi Penyakit Hati (Rakus)

Nilawati.-Dok Pribadi-

Oleh: Nilawati, M.Pd

Ketua MGMP PAI SMA SMK Bangka Belitung

 

Sebagian besar masyarakat Islam meyakini bahwa bulan Ramadan merupakan bulan suci yang memberikan kesempatan luas bagi pemeluknya untuk berusaha menyucikan dirinya dengan menunaikan ibadah-ibadah di bulan suci Ramadhan. 

 

Tidak hanya puas dengan berpuasa, mereka pun terus mengejar target meraup pahala sebanyak mungkin dengan amalan ibadah-ibadah lainnya yaitu salat tarawih, membaca Al-Qur’an, beriktikaf di masjid, memperbanyak zikir dan do'a, bersedekah dengan berbagi takjil dan santunan, dan mengeluarkan zakat mal serta zakat fitrah. 

 

Penguatan positif lainnya yaitu puasa hadir untuk mendidik hamba-hamba Allah SWT agar selamat dari penyakit serakah. Sebagaimana hakikat puasa adalah menahan (Al-imsaak). Yakni menahan segala sesuatu yang membatalkan puasa dari terbit fajar sampai terbenam matahari ditambah lagi mereka menahan pandangan dari yang haram dan hati dari niatan buruk. 

 

Dalam  penelitian psikologis menunjukkan bahwa kebiasaan yang diulang setiap hari minimal selama 20 hari, maka kebiasaan tersebut akan menjadi karakter. Allah Mahatahu apa yang terbaik bagi hamba-hamba-Nya. kesalehan yang dibentuk dan dikembangkan dari ibadah puasa dan ibadah lainnya di  bulan suci Ramadan dapat menjadi penghubung yang kuat bagi individu dengan masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 

 

Puasa Ramadan mengajarkan masyarakat  Islam Indonesia  untuk meningkatkan solidaritas dan empati dengan sesama dengan menanamkan beragam nilai-nilai kebaikan dari menunaikan ibadah yang penuh dengan keistimewaan ini. Hal demikian digambarkan dalam Al-Qur’an pada Surat Al-Baqarah bahwa berpuasa Ramadan bertujuan untuk meningkatkan Iman dan Takwa kepada Allah. 

 

Sebab, wujud iman bagi masyarakat yang beragama Islam adalah takwa serta esensi takwa adalah kebaikan. Kebaikan yang dimaksud penulis disini adalah yakni kebaikan akan diperoleh bagi orang berpuasa yang mampu menahan hawa nafsu, seperti rakus, tamak, serakah dan lainnya. Maka orang yang berpuasa tidak boleh makan dan minum selama waktu berpuasa. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan