Hilary Duff Bicara Kerinduan
Duff.-screenshot-
Penyanyi asal Amerika Serikat, Hilary Duff melepas album terbaru yang bertitel ‘Luck… Or Something’. Album keenam tersebut diluncurkan bersama single utama yakni Weather For Tennis. Ditulis Hilary Duff dan diproduseri oleh suaminya, Matthew Koma, peraih Grammy Awards, album tersebut berisi 11 lagu.
Luck… Or Something turut menampilkan single yang telah dirilis, Mature dan Roommates. “Selalu ada pertanyaan apakah perempuan bisa memiliki semuanya, dan lewat proses ini aku belajar bahwa untuk menempatkan album ini sebagai prioritas, ada hal-hal yang harus dikorbankan,” ungkap Hilary Duff.
"Seberat apa pun itu, aku tetap percaya bahwa memilih diri sendiri sesekali dan melakukan hal yang paling menakutkan sekalipun adalah sesuatu yang sah. Meluangkan waktu untuk membuat album setelah sekian lama terasa sangat kuat bagiku, dan sekarang aku tidak sabar untuk membagikannya kepada dunia," sambungnya.
Hilary Duff membuat album di tengah tarik-ulur antara kekacauan dan kejernihan dalam menjalani peran sebagai ibu, istri, serta perempuan di usia 30-an. Dia menciptakan kumpulan lagu yang membuka sudut-sudut terdalam dunia batinnya yaitu tentang rasa kerinduan tersembunyi, rasa tidak aman yang sunyi, pikiran-pikiran mengganggu, hingga obsesi paling personal.
Dalam evolusi artistiknya yang berani, setiap lagu diracik dengan sensitivitas, kesadaran diri, dan kecerdasan humor yang memikat. Perjalanan album Luck… Or Something dibuka oleh single pertamanya, Mature. Single kedua dalam album itu, Roommates juga telah mendapatkan apresiasi luar biasa.
Hilary Duff siap merayakan perilisan Luck… Or Something’ melalui tur global bertajuk The Lucky Me Tour, rangkaian tur headline skala penuh pertama dalam hampir dua dekade. Tur tersebut akan menjangkau tujuh negara dengan jadwal pertunjukan di Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Inggris, Irlandia, Australia, dan Selandia Baru. "Judul album ini adalah caraku menjawab pertanyaan itu, terasa tepat untuk sebuah album yang merefleksikan di mana aku berdiri sekarang dan semua yang telah kulalui," tutup Hilary Duff. (ant)