Gubernur Meminta Guru Tidak Gunakan "Tangan Besi"
Gubernur Meminta Guru Tidak Gunakan "Tangan Besi".-Antara-
PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani meminta para guru agar tidak menggunakan "tangan besi" atau kekerasan dalam membina siswa nakal di lingkungan sekolah.
"Kita tidak boleh menggunakan tangan besi dalam membina siswa-siswi nakal ini," kata Hidayat Arsani saat melantik dan mengambil sumpah jabatan pengawas dan kepala sekolah di Pangkalpinang, Senin.
Ia mengatakan pembelajaran dan mekanisme pendidikan di sekolah sekarang ini berbeda dengan sekolah zaman dulu. Terkadang para guru ini menegur siswa nakal, namun para orang tua menilainya tindakan kriminal. "Kita berharap para guru membina siswa nakal ini dengan mekanisme pendidikan berlaku dan tidak melakukan kekerasan terhadap anak didiknya yang melanggar aturan ini," ujarnya.
Menurut dia, mekanisme pendidikan sekarang ini ada plus dan minusnya, sehingga diperlukan pembinaan dari para guru dalam mendidik anak didiknya di sekolah. "Kita akan memperbaiki secara bertahap mekanisme pendidikan di daerah ini agar tidak ada lagi kejadian guru yang dilaporkan orang tua siswa ke kepolisian karena dinilai melakukan krimnalisasi kepada anak didiknya," katanya.
Ia mengakui ada guru-guru yang arogan dan ada juga guru-guru terbaik dalam membina para anak didiknya. "Kita akan mengevaluasi ulang, bagaimana pembinaan bagi guru-guru yang arogan dan bagaimana membina anak-anak yang nakal di sekolah ini," katanya. (ant)