Irfan Jadi Menteri Haji dan Umrah, Diminta Tekan Biaya Haji
Irfan Yusuf-screnshot-
IRFAN Yusuf resmi menjadi Menteri dan Umrah usai dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
--------------
IRFAN bercerita usai pelantikan, dirinya dan Wamen Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak dipanggil Presiden Prabowo Subianto. Ia mengatakan dalam pertemuan itu, Prabowo meminta dirinya untuk memperbaiki layanan haji dan umrah ke depan.
"Setelah pelantikan, kami diundang Presiden ke ruangan beliau, berbicara banyak hal. Dan terkait dengan haji, beliau menyampaikan apa pun yang perlu dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik pada jamaah haji kita," kata Gus Irfan.
Gus Irfan menilai tugasnya ini merupakan amanah berat. Ia menyebut pengalamannya selama 10 bulan terakhir memimpin Badan Penyelenggara Haji di Kementerian Agama, memberinya pemahaman langsung mengenai tantangan besar penyelenggaraan haji, baik di Indonesia maupun di Arab Saudi.
"Saya katakan berat, karena 10 bulan terakhir, saya tahu persis bagaimana medan haji, baik di Indonesia maupun di Saudi. Karena itu, tadi saya sangat bergembira bahwa Presiden menyampaikan, lakukan apa yang perlu dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik pada jamaah haji kita. Saya kira itu," ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya diberikan Amanah oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menekan biaya perjalanan haji yang lebih terjangkau.
"Banyak hal yang harus dilakukan termasuk berpikiran atau berupayakan bagaimana biaya haji lebih bersahabat untuk masyarakat Indonesia," ungkapnya.
Terkait rencana pembangunan Kampung Haji, Irfan memastikan pihaknya bersama jajaran Danantara akan kembali ke Jeddah dan Mekah untuk meninjau calon lokasi tersebut.
Menurutnya, beberapa opsi sudah dipetakan sejak sebulan lalu, termasuk pembangunan beberapa tower yang ditargetkan mulai dapat digunakan pada 2028.
“Besok kami dan antara akan ke Jeddah, Mekah sekali lagi untuk memastikan kembali lokasi yang akan kita ambil karena bulan kemarin kita sudah melihat beberapa lokasi calon lokasi dan insya Allah besok kita akan putuskan mana yang akan kita ambil mungkin ada beberapa tower dan 1-2 tower di harapan tahun 2028 bisa dipakai," imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik menteri di Kabinet Merah Putih. Salah satu yang dilantik adalah Irfan Yusuf menjadi menteri Haji dan Umrah yang sebelumnya menjadi Kepala Badan Penyelenggara Haji dan Umrah.
Kemudian, Dahnil Anzar Simanjuntak juga dilantik sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah. Dahnil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Badan Penyelenggara Haji dan Umrah.***