MPLS SMAN 3 Toboali Bersama PWI Basel
--
TOBOALI - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bangka Selatan (Basel) bersama para siswa SMAN 3 TOBOALI, menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Dalam kegiatan tersebut PWI Basel mengambil tema yakni "Bijak Dalam Bermedia Sosial".
Ketua PWI Basel Dedy Irawan mengatakan, bermedia sosial yang berlebihan akan berdampak buruk bagi pengguna, terlebih bagi siswa. Salah satunya berpotensi terseret judi online dan kejahatan media sosial lainnya.
" Bermedia Sosial berlebihan juga tidak baik, karena berpotensi melakukan kejahatan maupun judi online," ungkapnya, Kamis (17/07).
PWI Basel juga mengapresiasi SMAN 3 Toboali yang sejak awal telah memberikan pemahaman kepada siswa baru tentang bahaya judi online, termasuk dampak finansial, sosial, dan psikologis, serta risiko hukumnya.
“Edukasi seperti salah cara untuk mencegah para siswa terjebak dalam judi online dan kejahatan bermedia sosial," terangnya.
Dikatakan Dedy Irawan, dampak judi online ini menyebabkan tindak pidana pencurian, narkotika hingga mengakhiri hidup.
Hingga saat ini masih ada puluhan warga Babel yang berada di Myanmar dalam proses pemulangan ke Babel. Bukan itu saja, berdasarkan data pemberitaan, Babel merupakan peringkat ketiga terbanyak, warganya terjebak dalam sindikat judi online dan scam. Serta belum lagi dampak judi online menyebabkan tindak pidana pencurian, narkotika hingga mengakhiri hidup.
"Ada potensi Cyber Bullying, nah ini yang harus kita hindari bermedia sosial yang berlebihan, dampak buruknya luar biasa. Bahkan di RSJ Surabaya ada 85 pasien yang sedang dirawat akibat judi online,” sebutnya.
"Mudah-mudah dengan informasi yang konkret disampaikan tadi dapat membuat para siswa menjauhi judi online dan bijak bermedia sosial," imbuhnya. (im)