Mendapatkan THR Lewat Puasa Ramadan
Syamsul Bahri.-Dok Pribadi-
1. Takwa dan Tubuh Sehat
Mendengar kata takwa tentu tidak asing lagi bagi umat Islam. Kalau dari pengertian secara umum takwa adalah menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi semua larangan-Nya baik secara sembunyi-sembunyi maupun secara terang-terangan. Seorang yang bertakwa bisa tercermin dari cara mereka bersikap dan berperilaku. Sikap dan perilaku itu dapat diwakili oleh huruf-huruf dalam kata takwa itu sendiri.
Di dalam kata bahasa Arab takwa itu terdiri dari empat huruf yaitu ta, qof, waw, dan ya. Huruf ta adalah refresentasi dari kata Tawadhu yang berarti rendah hati, kemudian huruf qof mewakili kata Qona’ah yang berarti selalu merasa cukup. Huruf waw merefresentasikan kata wara’ yang berarti selalu berhati-hati dengan hal yang subhat atau yang makruh, dan huruf ya mewakili kata yakin.
Puasa Ramadan akan membentuk manusia yang benar-benar menjalankannya menjadi insan yang bertakwa dan tentunya pembentukan itu akan berjalan secara totalitas. Totalitas di sini maksudnya jiwa dan raga yang dibentuk, sehingga orang yang berpuasa di bulan Ramadan akan bermetamorfosis lahir dan batin.
Selain itu puasa juga dapat membuat tubuh sehat. Hal ini dinyatakan dalam sebuah hadits nabi Muhammad yang berbunyi: “puasalah kamu niscaya kamu akan sehat”.
2. Hikmah
Yang dimaksud hikmah di sini adalah pelajaran yang didapat dari puasa, seperti puasa dapat meningkatkan kesabaran dan menumbuhkan keikhlasan. Tidak bisa dipungkiri bahwa tujuan puasa adalah membuat kita menjadi lebih sabar. Kesabaran yang biasanya setipis tisu bisa dipertebal dengan melaksanakan puasa. Sabar di sini tentunya dalam segala kondisi.
Sabar ketika bergaul, sabar ketika menunggu waktu berbuka dan sabar dalam berkata. Sehingga ada anjuran di saat kita berseteru dengan sesama pada saat berpuasa, maka kita lebih baik mengatakan saya lagi berpuasa. Kata-kata saya lagi berpuasa itu bukan untuk memamerkan ibadah kita kepada orang lain, tetapi tujuannya agar bisa meredam amarah antara diri kita maupun orang yang mengajak berseteru tersebut.