Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Tanam Investasi kepada Para Founder Muda

Deddy Corbuzier.-screenshot-

Wajah industri kreatif nasional makin bergairah di awal tahun 2026. Hal itu terlihat melalui langkah strategis yang dilakukan Deddy Corbuzier bersama Flux Creative Universe (FCU) yang resmi memperluas investasinya pada talenta muda.

Deddy Corbuzier bertemu langsung dengan 11 mitra muda yang kini berada di bawah ekosistem FCU untuk membawa bisnis mereka naik kelas. Langkah itu diambil sejalan dengan menguatnya ekonomi digital RI.

Dukungan Deddy Corbuzier sebagai investor utama FCU menjadi sinyal kuat bahwa talenta Gen Z kini menjadi tumpuan utama dalam memenangkan pasar digital yang semakin kompetitif. "Semua orang punya peluang yang sama. Tinggal pinter-pinteran saja, adu kreatif, adu karakter. Kalau lebih pinter, lebih kreatif, dan karakternya lebih kuat, pasti dia akan di atas," tegas Deddy Corbuzier dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Keputusan FCU untuk fokus pada anak muda didukung oleh data yang valid. Sepanjang 2025, sekitar 70–75 persen belanja iklan telah beralih ke platform digital. Hal itu diperkuat oleh data APJII yang mencatat penetrasi internet di Indonesia mencapai 80,66 persen.

Menjawab tantangan tersebut, FCU menghadirkan empat digital agency baru yang seluruhnya dipimpin oleh Gen Z. Tidak hanya agen kreatif konvensional, ekosistem FCU kini merambah ke berbagai lini bisnis modern, mulai dari Homeless Media & Drama TikTok, Teknologi Kecerdasan Buatan (AI), Unit bisnis berbasis LinkedIn dan Production House dan Media Buying.

Hingga saat ini, kolaborasi strategis ini telah melahirkan total delapan entitas bisnis kreatif baru yang siap mengguncang pasar nasional. Sementara, para founder muda ini mendapatkan bimbingan langsung (grooming) dari FCU, mulai dari strategi positioning hingga akses ke klien korporasi besar.

Sebelas talenta tersebut antara lain Ben Edgar (Adsventure), Louise Steven & Clarissa Eldora Yoe (LR Creative Lab), Chia (Pravia), Wiliam & Nabeel (Ngiklan), Gery Timothy Gunawan (Gery Media: DEMENFILM, DADFLIX, MOMFLIX, NONGKI LAB), Wulan Susanti & Chendwi Favian (SS Media: BAPAKNYA SS & SSMEDIA), Aldho Mulia Trijaya (Bersinema – Drama TikTok), Iqbal Maulana (Gen Flux AI).

Deddy berpesan agar para kreator muda ini tidak kehilangan identitas. "Kita boleh berkreativitas, tapi idealisme juga jangan dibuang ke tong sampah. Kreativitas, adaptasi, dan idealisme harus jalan bareng," tambahnya. (ant)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan