Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Qurban dan Korban Politik

Ahmadi Sopyan-screnshot-

Mengapa politisi mudah mengumbar janji dan mengapa rakyat masih suka diberi janji dan diingkari?  

Jawabannya hanya karena untuk menarik simpati. Bahkan seringkali janji-janji tersebut tidak masuk akal dan bukan pada wewenangnya dalam meralisasikan kala nanti dirinya terpilih. Ini umumnya adalah politisi yang tidak paham tentang hak dan wewenang antara Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif. 

Nah, setiap 5 tahun sekali, baik yang berjanji maupun yang menerima janji, adanya baiknya kita sepakati bahwa  Tak perlu percaya kepada janji-janji. Dunia ini sudah tumpek blek dengan janji-janji, bukan hanya oleh poitisi. Dunia ini juga berisi beragam janji, dari janji kesejahteraan, kekayaan, kartu pra kerja, mobil Esemka, ekonomi meroket, keselamatan abadi, kepastian hukum, keadilan, jaminan masa depan yang lebih baik, cinta dan kasih sayang, pernikahan, dan seabrek janji-janji lainnya. Yang berjanji jika ia punya hati pastinya malu sendiri dan yang terlalu percaya pada janji pastinya akan mudah frustasi dan mengeluarkan caci maki 

So, setiap ada moment politik dan kita rakyat sebagai ujung tombak, jangan kembali menjadi korban janji politisi, korban PHP (Pemberi Harapan Palsu), jangan pula dirimu lebih murah harganya dari diri seekor kambing. Karena seekor kambing harganya diatas 3 juta rupiah dan hanya dinikmati dalam waktu beberapa hari, sedangkan dirimu hanya diharga 100 sampai 200 ribu rupiah untuk 5 tahun. So, memilihlah dengan nurani dan keyakinan bahwa pilihan kita adalah yang terbaik dan dipertanggungjawabkan dihadapan Tuhan. Mari terus berqurban di hari raya Idul Adha, tapi untuk sebuah janji politik, janganlah kembali menjadi korban, apalagi berqurban menggunakan APBN ratusan Milyar....

Salam Qurban!(*)

 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan