Pecatan Polisi Jadi Buronan
Barang Bukti yang Diamankan.-screnshot-
Para pelaku masuk dengan cara melubangi tembok pagar belakang PT PMP yang kondisinya sudah lapuk. Setelah berhasil menyusup ke dalam area perusahaan, langsung menyekap lima orang petugas keamanan yang sedang berjaga.
Komplotan ini bertindak sadis dengan mengancam, mengikat tangan dan kaki, serta menutup mata kelima satpam tersebut menggunakan lakban dan penutup kepala agar tidak bisa melawan maupun mengenali wajah para pelaku. Setelah melumpuhkan penjaga, mereka menguras isi gudang dan mengangkut belasan ton balok timah menggunakan dua unit truk yang telah disewa sebelumnya oleh salah satu pelaku berinisial AB.
Pasca-menerima laporan pada Minggu (17/5/2026) siang, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Bangka langsung bergerak melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Sekitar pukul 13.00 WIB, polisi mengendus pergerakan awal para pelaku yang mengarah ke Kota Pangkalpinang.
Pengejaran lintas wilayah pun dimulai. Berkoordinasi dengan Jatanras Polda Babel, tim gabungan mendapatkan informasi bahwa sebagian pelaku tengah melarikan diri menuju Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, Bangka Barat, guna menyeberang ke Provinsi Sumatera Selatan.
Kelima pelaku tersebut adalah R, AI, AW, FS, dan BS. Tak butuh waktu lama, pengembangan dari interogasi kelima pelaku langsung membuahkan hasil. Secara maraton dari sore hingga malam hari, tim gabungan meringkus lima pelaku lainnya di lokasi berbeda.***