Ada Musyrif Diny di Bimbingan Haji 2026
Cholil Nafis -screnshot-
KEMENTERIAN Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) telah memberangkatkan lebih dari 30 orang Musyrif Diny untuk mendampingi jemaah haji Indonesia pada penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.
----------------
ROMBONGAN ini tiba di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz Madinah pada Selasa (12/5/2026) dan langsung memulai tugas pembimbingan ibadah.
Cholil Nafis, salah seorang Musyrif Diny yang juga Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), menjelaskan bahwa Musyrif Diny memiliki peran lebih strategis dibanding Mustasyar Diny.
“Musyrif Diny ikut serta menentukan kebijakan sesuai syariah dalam pelaksanaan ibadah haji. Seperti murur, bagaimana yang sesuai syariahnya, kemudian dilaksanakan dalam praktiknya,” ujar Cholil Nafis di Madinah.
Menurutnya, Musyrif Diny bertugas menyatukan pendapat yang rajih (lebih kuat) di antara berbagai pandangan fikih haji serta menjadi pemberi fatwa dan panduan resmi bagi seluruh pembimbing kloter, travel, dan jemaah.
“Musyrif Diny lah yang akan menjadi pemberi fatwanya, pemberi pendapatnya untuk dipakai oleh kita semua,” tegasnya.
Para Musyrif Diny (baik laki-laki maupun perempuan) akan ditempatkan di Kantor Daerah Kerja (Daker) Makkah, Madinah, serta berbagai sektor jemaah haji. Mereka akan memberikan bimbingan langsung, sosialisasi manasik, serta menjadi rujukan utama dalam penyelesaian permasalahan ibadah di lapangan.
Kehadiran Musyrif Diny diharapkan dapat memperkuat sukses ritual dalam konsep Tri Sukses Haji yang dicanangkan pemerintah.
Berikut nama-nama Musyrif Diny yang diberangkatkan Kemenhaj:
- Abdulloh Kafabihi Machrus Aly
- Cholil Nafis
- M. Asrorun Niam
- Buya Gusrijal