Belasan Jenderal Amerika Dipecat!
Menhan AS.-screnshot-
MENTERI Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth, sudah memecat belasan jenderal.
---------------
DAN yang terbaru adalah Kepala Staf Angkatan Darat Randy George. Kabar dari media internasional menyampaikan Hegseth meminta George untuk mengundurkan diri dari jabatannya di tengah rencana Trump untuk melakukan serangan darat ke Iran.
Serangan tersebut disampaikan oleh Donald Trump selaku Presiden Amerika beberapa waktu lalu untuk untuk segera menguasai Iran setelah bersama Israel melancarkan serangan udara secara besar-besaran sejak akhir Februari.
Juru bicara Kepala Pentagon Sean Parnell mengatakan dalam sebuah pernyataan di media sosial bahwa George akan segera pensiun dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41. Dalam sistem jabatan angkatan bersenjata Amerika, biasanya Panglima Angkatan Darat menjalani masa jabatan empat tahun.
George adalah perwira militer karir yang lulus dari akademi militer West Point dan menempati jabatan tersebut saat masa pemerintahan Joe Biden pada 2023. Sepanjang kariernya, George pernah bertugas sebagai perwira infanteri dalam Perang Teluk pertama dan konflik baru-baru ini di Irak dan Afghanistan.
Pihak pemerintahan Amerika sendiri juga tidak menjelaskan alasan yang leboh detil kenapa George diminta mengundurkan diri dari jabatannya.
“Kami berterima kasih atas pengabdiannya, namun ini adalah waktunya untuk perubahan kepemimpinan di Angkatan Darat,” kata seorang pejabat senior pertahanan yang tidak disebutkan namanya seperti dilansir dari CBS.
Sedangkan Juru bicara Pentagon Parnell menyampaikan jika Departemen Perang berterima kasih atas pengabdian Jenderal George selama puluhan tahun kepada negara kita.
“Kami mendoakan yang terbaik baginya di masa pensiunnya,” tambahnya.
Adapun pegganti Gerge adalah Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Christopher LaNeve yang akan menjadi penjabat kepala staf militer, seperti dilansir oleh media Amerika.
Parnell mengatakan LaNeve adalah pemimpin yang telah teruji dengan pengalaman operasional selama puluhan tahun.
“LaNeve juga sepenuhnya dipercaya oleh Menteri Hegseth untuk melaksanakan visi pemerintahan ini,” tambahnya.
Akademi Militer AS di West Point mengunggah foto-foto pertemuan George dengan pasukannya pada hari Rabu, dan mengatakan bahwa ia "berbagi panduan berdasarkan pengalaman dengan para kadet yang bersiap untuk memimpin".