Harga Sawit di Luar Terus Menyala, Petani Sawit Bangka Masih Menjerit?
Ilustrasi-screnshot-
BABELPOSKORAN.ID.- Ini ironi! Harga TBS (Tandan Buah Segar) sawit di luar Pulau Bangka ternyata terus menyala pasca lebaran Idul Fitri ini. Rata-rata Harga di atas Rp 3.500/kg. Namun fakta sebaliknya justru terjadi. Di Pulau Bangka malah belum ada yang menyentuh Harga Rp 3000/Kg Hingga Senin, 31 Maret 2026 lalu.
Padahal di Pulau Belitung harga masih menyala. Begitu pula sdikit bergeser ke Provinsi Jiran, Riau. Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau merilis harga TBS kelapa sawit kemitraan swadaya periode 1 – 7 April 2026. Kepala Bidang (Kabid) Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau Dr Defris Hatmaja menyebutkan kenaikan harga tertinggi berada di kelompok umur 9 tahun sebesar Rp 125,13/Kg atau mencapai 3,26% dari harga periode lalu.
“Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp3.967,83/Kg dengan harga cangkang sebesar Rp19,07/Kg,” ungkapnya.
Ada apa? Permainan siapa? Pemerintah dimana?
Bahkan di luaran, harga minyak kelapa sawit (CPO) terus menguat dan mencetak level tertinggi dalam lebih dari satu tahun terakhir. Dari catatan kontrak acuan FCPOc3 di Bursa Malaysia, harga per, Selasa (31/3/2026) telah melampaui puncak sebelumnya yang tercatat pada 17 Desember 2024, menandai momentum bullish baru.
Kenaikan ini terjadi di tengah kombinasi faktor eksternal mulai dari penguatan harga minyak kedelai di Chicago, reli harga minyak mentah, hingga lonjakan ekspor Malaysia yang memperkuat sentimen pasar.
* ''Di Bangka Utara, ada yang beli Rp 2500, Rp 2300, Rp, 2700/Kg,'' ujar seorang warga menjerit di akun TikTok babel Pos.
Lalu dijawab yang lain.
* ke pengepul Rp 2500, ke pabrik langsung Rp 2800, beda Rp 860, ini berarti juga pemotongan dan pendapatan pajak jadi berkurang.
* Di Basel, Rp 2700, turun naik kayak tupai manjatb pohon.
* '' Kepada anggota dewan harap awasi Harga sawi.''
* ''Cmn kisa mahal di Belitung ken di bangka....''
* ''Kacaw balau di Bawah 3ribu...''
* ah .. di Riau sudag Rp 4000 lebih...