Waspada Makan Pasca Puasa
Ilustrasi keluarga makan makanan sehat-Alodokter-
PERALIHAN pola makan pasca puasa, benar-benar harus diwaspadai.
---------------
BERSANTAP saat Lebaran perlu dikelola dengan baik agar tidak memicu berbagai gangguan kesehatan.
Anggota Herbalife Nutrition Advisory Board Prof. Dr. Rimbawan, mengatakan peralihan dari berpuasa ke bersantap dapat menjadi tantangan bagi kesehatan.
Ingat, sistem pencernaan belum tentu siap untuk langsung memproses makanan berat yang tinggi lemak dan gula. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat memicu gangguan pencernaan seperti diare serta meningkatkan risiko penyakit tidak menular, termasuk obesitas, hipertensi, dan penyakit jantung.
Sangat disarankan mengubah pola makan secara bertahap setelah Ramadan dengan tetap mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang terdiri dari sayur, buah, karbohidrat, lemak sehat, dan protein.
Selain itu, masyarakat juga dianjurkan tetap aktif secara fisik, misalnya dengan berjalan kaki atau melakukan olahraga ringan, serta mengendalikan porsi makan dan berhenti ketika sudah merasa cukup kenyang.
Menjaga hidrasi tubuh dengan minum air yang cukup, tidur yang cukup, serta mengelola stres juga dinilai penting untuk menjaga kesehatan selama masa Lebaran. Nutrisi seperti asam lemak omega-3, vitamin D, antioksidan, serta protein yang mengandung asam amino triptofan juga dapat membantu menjaga kesehatan mental.
Salah satu tantangan saat Lebaran adalah sulitnya menolak hidangan yang disajikan oleh kerabat yang umumnya tinggi lemak dan gula. Karena itu, masyarakat dapat menyampaikan secara sopan bahwa mereka sedang menjaga kesehatan atau memilih buah apabila tersedia.***