Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Kabar Badai dari Tanah Kelahiran, Ketika Prahara Hukum Menimpa Bupati Rejang Lebong!

Syahril Sahidir-screnshot-

Tentu banyak hal kecurigaan muncul di balik peristiwa ini.  Tapi sekali lagi, itu semua hanya jadi bahan perenungan.  Karena dalam politik, semua sah-sah saja.  

Menohok kawan seiring, menggunting dalam lipatan.  

Itu juga ada dalam politik.  Tapi sekali lagi, semua itu terasa hambar Ketika nasi sudah jadi bubur.

Ada kerabat yang mengeluh Ketika melihat Media Sosial (Medsos) yang begitu banyak ulasan negative soal Fikri.  Bahkan hingga kekayaannya yang miliaran dibahas. 

Secara logika, background Fikri adalah pengusaha --terutama bidang properti--.  Kekayaanya yang miliaran itu justru dari latar belakangnya itu.  Adalah tidak mungkin kekayaannya itu ia peroleh karena jabatannya selaku Bupati yang baru ia jabat 1 tahun itu?  

Singkatnya, Fikri sudah kaya sebelum jadi Bupati!

Tapi menjelaskan semua fakta ini di Medsos adalah hal yang sia-sia, karena orang tak peduli soal kebenaran, justru lebih senang dengan sensasi.

Ingat Fikri, Dunia Belum Kiamat!

Meskipun dunia terasa runtuh, alam pun terasa tak lagi bersahabat.  Namun, hal yang perlu diingat oleh Muhammad Fikri Thobari, dunia belum kiamat.  Kejatuhan kadang adalah untuk sebuah kebangkitan.  Hadapi semua proses hukum yang tengah berlangsung, jalani dengan tabah dan sabar.

Belajarlah dari sejarah, karena terlepas dari azas praduga tak bersalah, tidak sedikit orang ternama justru dimulai dari balik penjara.***

 

 

 

 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan