Adakah Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran, di Ajang Piala Dunia 2026?
Timnas Indonesia-screnshot-
ISU mengenai peluang Timnas Indonesia menggantikan Iran di ajang Piala Dunia 2026 ramai diperbincangkan di media sosial.
--------------
BANYAK spekulasi muncul setelah situasi geopolitik di Timur Tengah memanas dan memunculkan rumor bahwa Iran berpotensi batal tampil. Namun, benarkah Indonesia memiliki peluang besar untuk menggantikan Iran di Piala Dunia 2026?
Menurut pengamat sepak bola Tanah air, Haris Pardede alias Bung Harpa, rumor ini muncul karena meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Jika konflik meningkat, ada kemungkinan beberapa negara mengalami kendala teknis seperti pembatasan penerbangan (no-fly zone), kesulitan pengurusan visa dan masalah keamanan pertandingan.
Jika kondisi tersebut terjadi, muncul spekulasi bahwa Timnas Iran bisa saja mundur dari FIFA World Cup. Namun menurut berbagai sumber sepak bola internasional, hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai kemungkinan tersebut.
Irak Kandidat Pengganti Terdepan
Bung Harpa menambahkan, dalam skenario jika Iran benar-benar batal tampil, penggantinya hampir pasti berasal dari konfederasi Asia, yaitu Asian Football Confederation (AFC).
“Negara yang paling berpeluang menggantikan adalah Timnas Irak,” kata Bung Harpa melalui Channel YouTubenya, Selasa, 10 Maret 2026.
Saat ini Irak berada dalam jalur playoff interkontinental menuju Piala Dunia. Mereka dijadwalkan bertanding melawan pemenang antara Timnas Bolivia atau Timnas Suriname. Pertandingan tersebut rencananya berlangsung di Meksiko.
Namun, Irak juga menghadapi tantangan karena sebagian wilayah udara di kawasan Timur Tengah mengalami pembatasan penerbangan. Irak Siapkan Perjalanan Darat ke Negara Tetangga
Bung Harpa juga menambahkan, Federasi sepak bola Irak dilaporkan sedang mencari solusi agar tim tetap bisa berangkat ke pertandingan playoff. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah perjalanan darat menuju negara terdekat, seperti Turki, Arab Saudi.
“Dari negara tersebut, tim kemudian akan terbang menuju lokasi pertandingan. Langkah ini disiapkan sebagai mitigasi jika pembatasan penerbangan tetap berlaku,” ujarnya.
Meski rumor berkembang luas, peluang Timnas Indonesia untuk menggantikan Iran sebenarnya sangat kecil. Hal ini karena urutan penggantian akan mengikuti peringkat dan jalur kompetisi yang sudah ditentukan oleh FIFA. Jika Iran mundur, maka urutan kandidat pengganti kemungkinan adalah Irak, Uni Emirat Arab, Oman.
“Baru kemudian negara lain dengan posisi lebih rendah, dan dalam skenario tersebut, Indonesia berada di urutan terakhir sehingga peluangnya diperkirakan kurang dari 1 persen,” ucap Bung Harpa.