Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Kue Lapis Legit Tersaji Saat Imlek, Maknanya Bagi Warga Tionghoa

Kue Lapis Legit.-screnshot-

PERAYAAN Immlek bagi warga Tionghoa, adalah hari spesial dan biasanya dirayakan dengan menyuguhkan menu khas. 

---------------

SALAH satu kuliner yang selalu ada di meja saat Imlek, Kue Lapis Legit, yang memiliki cita rasa manis.  Ternyata Kue Lapis Legit bukan sekadar kudapan manis, tetapi memiliki makna penting dalam perayaan Imlek bagi masyarakat Tionghoa. 

Dalam budaya Tionghoa, makanan yang disajikan saat Imlek selalu mengandung filosofi yang berkaitan dengan doa serta harapan kehidupan.  Pun begitu dengan Kue Lapis Legit, yang tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap hidangan, tetapi juga memperkaya makna perayaan Imlek. 

Keberadaan kue ini mencerminkan nilai budaya yang diwariskan dan tetap dijaga dalam tradisi keluarga Tionghoa.  Lapis Legit juga dikenal dengan sebutan spekkoek, istilah yang berasal dari bahasa Belanda sejak masa kolonial. 

Konon dalam cerita Tionghoa, kue ini diperkenalkan pada era penjajahan Belanda dan memiliki kemiripan dengan kue lapis khas Eropa.  Dalam pembuatannya, Lapis Legit menggunakan berbagai rempah favorit masyarakat Eropa yang menghasilkan aroma dan rasa khas. 

Rempah tersebut antara lain kapulaga, kayu manis, cengkih, bunga pala, serta adas manis pilihan.

Dalam kepercayaan Tionghoa, Kue Lapis Legit dipercaya melambangkan keberuntungan dan kemakmuran yang berlapis-lapis.  Makna tersebut tercermin dari proses pembuatannya yang membutuhkan kesabaran tinggi untuk menghasilkan lapisan kue yang rapi.

Menikmati Kue Lapis Legit saat Imlek bersama keluarga dianggap sebagai bentuk doa dan harapan sepanjang tahun.   Kebersamaan tersebut diyakini membawa keberuntungan, kemakmuran, serta rezeki yang berlimpah bagi keluarga.

Proses pembuatan Kue Lapis Legit sangat berkaitan erat dengan filosofi kesabaran yang melekat di dalamnya.   Setiap lapisan dibuat secara bertahap sehingga membutuhkan ketelitian tinggi demi memperoleh hasil maksimal.

Pada zaman dahulu, pembuatan kue ini memerlukan biaya besar karena menggunakan bahan berkualitas dan peralatan manual.  Kondisi tersebut membuat hanya kalangan tertentu yang mampu membuatnya dengan resep dirahasiakan keluarga.

Seiring perkembangan zaman, Lapis Legit kini dapat dibuat lebih mudah berkat bahan terjangkau dan peralatan modern.  Kue ini tetap menjadi simbol harapan masa depan lebih baik sekaligus sarana berbagi kebahagiaan keluarga saat Imlek.***

 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan