Baca Koran babelpos Online - Babelpos

Indonesia Soal Greenland, Non-Blok

Greenland-screnshot-

MENTERI Luar Negeri Sugiono menegaskan sikap netral Indonesia di tengah isu akuisisi Greenland.

------------

MENURUTNYA, di tengah situasi global yang begitu dinamis, Indonesia harus tetap mengedepankan kepentingan nasional.

“Kita ada dalam posisi non-align (tidak bersekutu). Kita sadar bahwa dunia sekarang sangat dinamis situasinya. Namun, kita juga harus ingat bahwa ada kepentingan nasional yang harus kita jaga,” ujar Sugiono, Minggu, 25 Januari 2026.

Indonesia, lanjut Sugiono, mengharapkan perdamaian dan stabilitas. Sesuai pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto, tanpa adanya stabilitas dan perdamaian, maka tak akan ada negara dunia yang makmur.

“Seperti yang disampaikan juga kemarin oleh Bapak Presiden bahwa tanpa stabilitas, tanpa perdamaian, tidak mungkin mencapai suatu keadaan yang di mana dunia ini makmur. Saya kira itu yang menjadi posisi kita,” ucap dia.

Diketahui  Donald Trump bersikeras ingin menguasai Greenland, pulau strategis di kawasan Arktik yang merupakan wilayah otonomi Denmark.

Trump menjadikan ancaman keamanan dari Rusia dan China di Lingkaran Arktik sebagai alasannya.

Pada Rabu, 21 Januari 2026, Trump mengumumkan adanya "kerangka kerja" untuk kesepakatan masa depan tentang Greenland, dan membatalkan tarif yang direncanakan akan dikenakan terhadap negara-negara Eropa yang menentang langkahnya menguasai Greenland.

Greenland Memanas

Dilansir dari BBC, Presiden AS Donald Trump telah berkali-kali mengatakan bahwa AS seharusnya mengambil alih Greenland, dengan alasan hal itu akan menguntungkan keamanan negaranya.  Permintaan Trump ini ditolak oleh para pemimpin pulau tersebut maupun oleh Denmark, yang menjadikan Greenland sebagai wilayah semi-otonom.

Trump mengulangi seruan sebelumnya agar AS mengambil alih Greenland setelah operasi militer AS di Venezuela, di mana Presiden Nicolás Maduro dan istrinya ditangkap dan dibawa ke New York.

Sehari setelah operasi tersebut, Trump mengatakan kepada wartawan:

“Kita membutuhkan Greenland dari sudut pandang keamanan nasional. Ini sangat strategis. Saat ini, Greenland dipenuhi kapal-kapal Rusia dan China di mana-mana," tegas Trump.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan