Nasib Isi Gudang PT SIP yang Diangkut Bagaimana? Antrasit Balik Lagi ke PT SIP?
Antrasit yang Disita dari Rumah Andi Kusuma.-screnshot-
KORANBABELPOS.ID.- Entahlah, ada apa ini? Perkembangan kasus 'diangkutnya' isi Gudang PT Stanindo Inti Perkasa (SIP) mulai terkuak. Informasinya, tak hanya melibatkan oknum yang disebut Satgas, oknum pengusaha, bahkan ada lagi pihak lain yang 'ikut bermain'?
Kasus itu sendiri dilaporkan ke Polda Bangka Belitung (Babel) oleh Direktur PT SIP Sobirin guna diusut lebih lanjut. Dengan alasan, pengangkutan barang yang bernilai miliaran itu menggunakan alat berat tanpa surat resmi atau pemberitahuan?
Di sisi lain, --Lembaga yang berbeda-- Kejaksaan Tinggi Babel menyita 148 jumbo bag di kediaman advokat Andi Kusuma di Jalan Raya, Sungailiat - Pangkalpinang, Merawang antrasit. Penyitaan juga berjalan lancer, tuan rumah juga kooperatif?
Penyitaan terkait dalam rangka penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) korporasi tata niaga timah di IUP PT Timah 2015-2022, yang salah satunya adalah PT SIP.
Meterial itu sebelumnya dipindahkan oleh Desy Lie yang merupakan istri dari terdakwa Suwito Gunawan kemudian dititipkan di kediaman advokat Andi Kusuma itu.
"Setelah dilakukan penyitaan, antarasit tersebut disimpan kembali ke gudang PT SIP yang telah terlebih dahulu disita penyidik Kejaksaan Agung RI," ujarnya.
Penyitaan berdasarkan surat perintah penyitaan oleh Direktur Penyidikan Tipikor Jampidsus Kejaksaan Agung RI dan surat penetapan izin sita PN Sungailiat.
Antrasit adalah jenis batubara kualitas tertinggi, dengan kandungan karbon sangat tinggi mencapai 92 sd 98 persen. Sehingga menghasilkan panas tinggi, pembakaran bersih tanpa asap.
Batubara tersebut berwarna hitam mengkilap, sangat keras, dan sedikit bahan mudah menguap. Kegunaan tak lain sebagai bahan bakar efisien serta media filter air.
Sementara, advokat yang juga Pasihat Hukum (PH) PT SIP, Andi Kusuma menyatakan mengetahui dan mempersilahkan pihak Kejati melakukan penyitaan. Karena ini adalah terkait penyidikan baru, yaitu kasus Tipikor Korporasi yang tengah disidik Kejagung RI.
''Saya di lokasi kok, dan kita kooperatif. Ini terkait penyidikan baru kasus Tipikor korporasi,'' ujar Andi Kusuma kepada babelpos.id.
Bahkan menurut Andi, antrasit itu bukan 148 jumbo bag, tapi 500 jumbo bag.
''Kita minta angkut saja semuanya sekalian. Penyitaan itu spesifik,' ujar Andi santai.
Bagaimana yang 300 Ton?